13.3 C
New York
Selasa, Oktober 27, 2020

Buy now

Alokasi Dana Desa di Jatim RP 2,1 Triliun




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Setelah disahkannya UU 6/2014 tentang Desa, kini setiap desa berhak mendapatkan dana yang dialokasikan dari APBN. Tahun ini jumlah anggaran dana desa secara nasional mencapai hampir Rp 21 triliun. Dari dana tersebut, alokasi untuk wilayah Jawa Timur mencapai sekitar Rp 2,1 triliun.

Gubernur Jatim, Soekarwo di Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (7/7/2015)
“Dari total Rp 21 triliun, Jatim dapat Rp 2,1 triliun. Dana itu diperuntukkan bagi 7.222 desa se-Jatim. Dengan dana yang begitu besar, saya meminta BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Jatim untuk bisa memantau dan mengawal pengelolaannya,” kata Gubernur Jatim, Soekarwo di Gedung Grahadi Surabaya, Selasa (7/7/2015).

Soekarwo juga berharap pegelolaan dana desa bisa lebih dimatangkan lagi. Karena dalam menyalurkan dana hibah untuk pembangunan desa tersebut melibatkan dua lembaga Negara, yakni Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pemberdayaan Desa Tertinggal.

“Ada dua lembaga yang mengurus dana desa. Jadi secara administrasi sampai pencairan terpisah,” ujarnya.

Kendati demikian, Soekarwo menegaskan jika satuan administrasi pangkal adalah pemerintah kabupaten. Pasalnya, pemkab sebagai pengelola data dengan camat sebagai channel atau jaringan yang memahami karakteristik wilayah masing-masing.

“Kecamatan bukan struktur pemerintahan wilayah. Dengan begitu memliki fungsi teritorial seharusnya bisa memiliki langkah konkret yang harus dilakukan,” tuturnya.

Guna menyiapkan SDM atas alokasi dana desa tersebut, Pemprov Jatim juga telah melatih 7.222 kepala desa se-Jatim. Diklat dilakukan melalui proses pendidikan di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Jawa Timur.

Menurutnya, desa masih sangat minim infrastruktur, sehingga masyarakat banyak yang pindah ke kota. Pilihan satu-satunya adalah memperkuat pembangunan di desa. Setelah diterbitkan UU 6 tahun 2014 tentang Desa, maka tiga hal pokok yang harus diperhatikan.

Yaitu penguatan peran kepala desa dan perangkatnya, optimalisasi anggaran untuk kesejahteraan desa, dan pengawasan kinerja pemerintahan utamanya manajemen keuangan.

Kepala Perwakilan BPKP Jatim, Ketut Suadnyana Merada mengatakab, walaupun diberikan dana yang cukup besar dari APBD, pemerintah desa diyakininya belum tentu mampu mengelola dengan baik dan benar. Untuk itu proses pengawalan masih perlu dilakukan.

“Jangan sampai banyak uang di desa tapi nantinya bermasalah dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk mengawal pengelolaan dana desa di Jatim. Bahkan pihaknya bekerjasama dengan BPK RI guna meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintahan di Jatim. (Kom/Edmen Paulus)




Related Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,402PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...