BPS Lepas 52.500 Petugas Sensus Ekonomi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) akan menerjunkan sekitar 52.500 petugas untuk melakukan sensus ekonomi 2016 di Jatim yang akan dilakukan selama sebulan penuh, dimulai pada tanggal 1-31 Mei.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, saat apel Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi, di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (28/4/2016)

Seperti dikemukakan Kepala BPS Jatim, Teguh Purnomo, para petugas sensus ini akan bertugas mendatangi rumah warga di seluruh daerah di Jatim untuk melakukan pendataan.

“Sensus ekonomi yang dilakukan setiap 10 tahun sekali ini, tahun ini merupakan sensus ekonomi keempat yang dilakukan dalam sejarah Indonesia,” katanya usai mengikuti apel Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi, di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (28/4/2016).

Kepala BPS Jatim, Teguh Purnomo

Lebih jauh Teguh juga menjelaskan bahwa nantinya petugas akan mendatangi masing-masing rumah warga, dan akan mengajukan 22 pertanyaan dasar, guna mendapatkan data untuk sensus ekonomi ini. Diantara beberapa pertanyaan dasar itu, antara lain adalah ‎nama, alamat, status badan usaha, jumlah tenaga kerja, penggunaan internet, nilai input, dan output perusahaan.

“Apabila mereka tak punya usaha, bagi kami itu sudah merupakan data. Demikian juga dengan mereka yang memiliki usaha. Sekecil apapun usahanya, misalnya jualan pisang goreng, tetap akan didata. Dalam bahasa statistik, usaha itu adalah setiap kegiatan yang berpotensi utung dan rugi,” ujar Teguh.

Menurut Teguh, sensus kali ini merupakan tahap awal, dan tahun depan sensus akan dilanjutkan lebih rinci dan fokus pada para pemilik usaha berskala menengah ke atas.

“Dengan demikian, kami bisa menb dapat data secara rinci. Kalau sensus dilakukan secara keseluruhan, bukan kewalahan saja, tapi datanya bakal numpuk, sehingga kalau terlalu lama datanya bisa tak berguna,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang meresmikan pelepasan para petugas Sensu Ekonomi ini berharap, sensus kali ini bisa menghasilkan data yang jujur, akurat dan terpercaya.

“Kami berharap demikian, karena kami sangat berkepentingan dengan data ini. Sebab hasil dari sensus ini diharapkan mampu memunculkan informasi potret utuh perekonomian khususnya di Jatim,” terang Gus Ipul.

Hasil sensus Ekonomi ini nantinya, bukan saja akan dipakai untuk memastikan skala usaha, peta usaha menurut sektor kegiatan, besarnya usaha, dan omsetnya. (EP)

Leave a Reply