Danrem : Pelanggaran Prajurit jangan ditutup-tutupi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Prajurit TNI sebagai orang-orang yang terpilih diharapkan tidak keluar dari TNI, karena sejak awal telah berjanji untuk mengabdi kepada negara dan menjadi prajurit profesional.

“Jangan kalian berkorban untuk hal yang tidak benar atau tidak baik, mari kita sama-sama untuk berbuat jujur pada satuan kita, semua kita jalani apa adanya,” tegas Danrem 084/BJ Kolonel Czi Denny Herman, saat mengambil apel pagi Prajurit dan Pns Korem 084/BJ, Rabu (4/5/2016).

Danrem : Pelanggaran Prajurit jangan ditutup-tutupi

Pada kesempatan tersebut Denny Herman juga menekankan bahwa pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit yang terjadi selama ini, salah satu penyebabnya karena kurangnya komunikasi antara atasan dengan bawahan, sehingga banyak prajurit yang bertindak sendiri tanpa sepengetahuan atasannya.

“Apabila ada pelanggaran sesuaikan dengan tindakan hukum yang berlaku. Sementara para perwira sebagai unsur pimpinan di satuan menurutnya juga jangan mementingkan kepentingan dirinya sendiri, serta harus memberikan contoh dalam mentaati aturan dan hukum yang berlaku,” terangnya, Rabu (4/5/2016).

Lebih lanjut dalam apel tersebut, Danrem 084 menyampaikan akan berusaha yang terbaik memajukan satuan Korem 084/BJ menjadi satuan yang disegani. Hal tersebut akan dimulai dari diri sendiri terutama tentang kedisiplinan prajurit.

“Saya berupaya untuk membenahi baik itu bangunan, situasi maupun lingkungan Makorem, agar situasi kerja kita nyaman dan supaya kita betah dan bersemangat dalam bekerja,” pungkasnya. (EP)

Leave a Reply