DPRD Jatim Minta Gubernur Segera Lantik Kepala Daerah Terpilih

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komisi A DPRD Jatim meminta gubernur segera melantik bupati/walikota yang sudah terpilih saat Pilkada serentak kemarin. Ini dilakukan agar pelaksanaan APBD kab/kota dapat berjalan optimal, dan pembangunan di daerah dapat berjalan secara maksimal.

DPRD Jatim Minta Gubernur Segera Lantik Kepala Daerah Terpilih

Anggota Komisi A DPRD Jatim, Muzamil Syafi’I mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Gubernur Jatim, Soaekarwo, yang intinya agar segera dilakukan pelantikan terhadap bupati/walikota terpilih.

“Tentu saja ini hanya berlaku bagi bupati/walikota terpilih yang saat pilkada serentak kemarin tidak bermasalah,” uangkapnya di DPRD Jatim, Selasa (12/1/2016).

Muzamil menilai bulan Januari ini adalah bulan awal yang sangat tepat dalam memulai pelaksanakan pembangunan di masyarakat, sehingga harus segera dilakukan pelantikan agar tidak merugikan rakyat.

“Ketika kami melakukan komunikasi, gubernur sangat mendukung hal ini. Namun pelantikannya harus dilakukan sekali atau dua kali, jangan sampai berbarengan sehingga menyulitkan gubernur. Ini karena letak daerah satu dengan yang lain cukup jauh,” ujar politisi asal Fraksi Partai Nasdem ini.

Dorongan mempercepat pelantikan ini menurut Muzamil, sebab saat ini pelaksanaan APBD di kab/kota tidak dapat berjalan optimal, karena dipimpin oleh penjabat sementara (Pjs). Apalagi diketahui PJs tidak dapat mengambil kebijakan yang strategis, karena semua dibatasi oleh aturan sehingga pelaksanaan APBD dimasyarakat tidak bisa berjalan maksimal.

“Untuk itulah pejabat definitive dibutuhkan segera mumpung. Januari ini awal penggunaan anggaran,” tegasnya.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo mengaku sangat mendukung desakan teman-teman di Komisi A agar gubernur segera melakukan pelantikan kepada bupati/walikota yang terpilih sehingga penyerapan anggaran dapat optimal.

“Tentu saja untuk yang masih bermasalah di MK, maka sesuai aturan menunggu hingga keputusan yang mengikat,” ujar Freddy politisi asal Fraksi Partai Golkar Jatim.

Diketahui pada 9 Desember kemarin, ada 19 kota/kabupaten di Jawa Timur yang menggelar pilkada serentak, yakni Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Ngawi, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kabupaten Lamongan, Kota Blitar, Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Kediri, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Tuban, Kabupaten Gresik, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Pacitan. (Ki/Ep)

Leave a Reply