DPRD Surabaya Sahkan Perda Larangan Minuman Beralkohol di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – DPRD Kota Surabaya akhirnya mensahkan Raperda Pelarangan Minuman Beralkohol di Kota Surabaya menjadi Perda, dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD Kota Surabaya, Selasa (10/5/2016).

Menurut Ketua DPRD Surabaya Armuji, Raperda Pelarangan Minuman Beralkohol di Kota Surabaya sudah disahkan menjadi Perda, sehingga tugas DPRD Surabaya sudah selesai. Dan Perda ini akan diserahkan ke gubernur untuk mendaptkan pertimbangan.

DPRD Surabaya Sahkan Perda Larangan Minuman Beralkohol di Surabaya

“Jika nantinya selama tiga bulan sejak diserahkan tidak ada pertimbangan atau informasi dari gubernur, maka perda itu sudah bisa dijalankan,” katanya.

Disahkannya Perda Pelarangan Minuman Beralkohol di Kota Surabaya ini mendapat sorotan tajam dari kalangan pengusaha perhotelan di Jawa Timur, yang meminta agar Gubernur Jawa Timur Soekarwo bisa lebih bijak dalam menyikapi Perda yang sudah disahkan oleh DPRD Surabaya.

Hal ini tampak dari pernyataan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), M. Soleh, yang mengatakan jika Perda ini disetujui gubernur, maka akan berdampak luar biasa bagi industri pariwisata di Surabaya.

“Dampaknya sudah pasti nanti terjadi penurunan kunjungan wisatawan asing dan nusantara di Surabaya, mengingat Surabaya adalah kota metropolitan yang dikunjungi oleh orang asing dari berbagai negara,” katanya.

Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika ditanya kemungkinan Perda ini di tolak oleh Gubernur, tidak mau berkomentar dan tidak mau berandai-andai.

“Saya tidak mau berandai-andai. Kita lihat saja nanti. Yang pasti kalau minimarket dan supermarket, memang harus dilarang menjual minuman beralkohol,” ujarnya.

Menurut Risma, pelarangan minuman beralkohol di Surabaya ini merupakan kehendak masyarakat.

“Dari awal saya memang tidak setuju minuman beralkohol dijual bebas. Apalagi bila dijual di minimarket dan supermarket,” terang Risma. (EP)

Leave a Reply