Duta Besar Untuk Italia dan Cyprus Sambut Prajurit KRI Bung Tomo

LIMASSOL-CYPRUS (kabarsurabaya.com) Dalam pelaksanaan tugas di Area of Maritime Operation (AMO), unsur-unsur Maritime Task Force diijinkan untuk berlabuh (port visit) dalam rangka bekal ulang di beberapa kota selain Beirut-Lebanon, diantaranya yaitu Limassol-Cyprus.

KRI Bung Tomo-357 yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/UNIFIL Lebanon 2015 memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melaksanakan port visit di Limassol-Cyprus usai melaksanakan on task ke-8, Minggu (22/11/2015).

Hal ini dilakukan guna menjaga moril dan semangat prajurit dengan memberikan kesempatan berkunjung ke tempat yang baru.

“Supaya tidak terjadi kejenuhan dalam bertugas karena tugas yang dilaksanakan tersebut akan memisahkan mereka dari tanah air dan keluarga tercinta dalam waktu yang cukup lama,” kata Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T. selaku Komandan Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/UNIFIL Lebanon 2015.

Saat merapat di Dermaga New Port kota Limassol KRI Bung Tomo-357 tepatnya pada Selasa (24/11/2015) mendapat tamu kehormatan Duta Besar RI Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Italia, Cyprus, Malta, San Marino dan Lembaga PBB di Roma Bapak August Parengkuan beserta Atase Pertahanan RI untuk Roma-Italia Kolonel Arm Teddy Surachmat.

“Kami kagum terhadap KRI Bung Tomo-357 karena di dukung dengan peralatan yang canggih serta prajurit yang bertugas di kapal ini mempunyai dedikasi, loyalitas, semangat merah putih dan soliditas yang luar biasa,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa banyak sekali pengorbanan para prajurit demi merah putih. Seperti ada informasi ada orang tuanya meninggal, isterinya akan melahirkan, baru satu minggu menikah dll.
“Demi tugas semua rela ditinggalkan untuk mengemban misi perdamaian, tetapi tetap mempunyai semangat yang luar biasa demi menegakkan dan mengibarkan merah putih di seluruh dunia ini”, ujar Bapak August Parengkuan.

Bapak August Parengkuan menekankan kepada seluruh prajurit Satgas, pentingnya penguasaan Teknologi terlebih di bidang persenjataan dalam pertahanan dan keamanan.

Karena perang ke depan teknologi mengambil peran penting. Dalam kesempatan tersebut Duta Besar RI Luar Biasa danBerkuasa Penuh untuk Italia, Cyprus, Malta, San Marinomelaksanakan Ship Tour di KRI TOM–357.

Kegiatan itu untuk mengunjungi bagian Anjungan kapal dan Pos Informasi Tempur (PIT) yang merupakan bagian vital fungsi kapal terbaru jenis Multi Role Light Fregate (MRLF) tersebut.

Dansatgas Maritim TNI Konga XXVIII-H/UNIFIL TA. 2015 mengucapkan terima kasih kepada bapak Duta Besar atas kunjungannya, jauh-jauh dari Italia untuk melihat lebih dekat para prajurit yang terlibat dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, dengan kedatangan Bapak Duta Besar akan memberikan tambahan semangat moril bagi prajurit untuk melaksanakan tugas selanjutnya.

Disampaikan dalam paparan Dansatgas kepada Bapak Duta Besar, Indonesia sudah menggelar delapan kali Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda di Lebanon diawali oleh KRI Kelas Diponegoro (SIGMA Class), dan untuk pertama kali kapal terbaru jenis MRLF Class terlibat dalam Satgas XXVIII-H/UNIFIL di Lebanon.

Disampaikan pula kesiapan teknis dan personel, kegiatan operasi dan latihan yang telah dilaksanakan serta kondisi terakhir Satgas menghadapi Ontask selanjutnya. (KS/RED)

Tags: 

Leave a Reply