Fasilitasi Tuna Netra, TPS Dilengkapi Templete Braille Surat Suara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menjamin setiap masyarakat yang memiliki hak pilih akan diberi kemudahan untuk menyalurkan hak suaranya di hari pemungutan suara pada 9 Desember 2015 mendatang. Tidak terkecuali para penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan fisik.

Komitmen tersebut kembali dinyatakan KPU Surabaya saat menggelar sosialisasi terhadap Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) yang berlangsung di Gedung Balai Pemuda Surabaya, Rabu (15/10/2015).

Kepada para peserta yang hadir, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data KPU Surabaya, Nurul Amalia menyatakan, bahwa bagi masyarakat Tuna Netra, disediakan template braille surat suara yang dilengkapi huruf Braille.

Dalam sosialisasi tersebut, selain menjamin adanya dukungan maksimal terhadap para penyandang disabilitas, KPU juga menjelaskan berbagai hal terkait Pilwali Surabaya yang meliputi syarat-syarat pemilih, cara mengetahui profil pasangan calon, cara memastikan nama sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga alur pemungutan suara di TPS.

“Dengan demikian kami sangat berharap agar tidak lagi ada kendala bagi kawan-kawan yang tuna netra untuk tidak mempergunakan hak suaranya. Bagaimanapun suara mereka juga sangat berpengaruh terhadap masa depan kota Surabaya nantinya,” tutur Nurul.

Namun apabila saat pemungutan suara nanti masih mengalami kesulitan atau ada keluhan, bisa langsung menghubungi KPU Kota Surabaya atau relawan demokrasi yang sudah ditunjuk.

Kemudian, bagi calon pemilih yang namanya belum masuk dalam DPT, Nurul memastikan bahwa nama mereka akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb1).

“Syaratnya, mereka harus bisa menunjukkan Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk,” lanjutnya.

Sementara itu, Wuri Handayani, Ketua Pusat Akses Penyandang Disabilitas (PAPD) Jawa Timur, menyambut baik sosialisasi tersebut. Dan untuk lebih memaksimalkan disalurkannya hak suara para penyandang disabilitas, akan digelar simulasi pemungutan suara.

“Tetapi untuk simulasinya masih akan menunggu template surat suara dari KPU,” kata Wuri. (Ep)

Leave a Reply