Gubernur : BPWS Tetap Tangani Pembangunan Kawasan Jembatan Suramadu

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Wacana yang digagas DPRD Jawa Timur untuk mengambil alih kewenangan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS), karena BPWS yang selama ini dibawah naungan Kementerian PU dianggap gagal membangun kawasan madura, mendapat penolakan dari Gubernur Jawa Timur. Penolakan itu dikemukakan Gubernur saat ditemui usai halal bihalal dengan ribuan PNS di kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (23/7/2015).

Ilustrasi Jembatan Suramadu

Selain itu, Soekarwo juga menilai mengambil alih kewenangan BPWS bukanlah perkara mudah. Apalagi, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Madura cukup besar sehingga tidak mungkin untuk dikelola oleh pemerintah provinsi.

“Saya tidak sependapat, karena BPWS organnya PU pusat. Kalau di bawah kendali provinsi, sampeyan setuju biaya APBD provinsi ? kan uangnya membengkak,” ujar Soekarwo.

Menurut Soekarwo, problem utama BPWS sebenarnya lebih pada proses pembebasan lahan yang tak pernah selesai sehingga proses pembangunan juga terhenti. Karenanya, dia berharap BPWS segera menemukan titik temu dan selalu berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten di Madura sehingga program yang akan dijalankan bisa segera terwujud.

Perlu diketahui, sejak Jembatan Suramadu dioperasikan hampir 6 tahun, seluruh program pengembangan di sekitar Jembatan Suramadu di bawah kendali Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) relative mandek.

“Memang pemerintah provinsi lebih paham karakteristik Madura, tapi saya kira BPWS sudah jalan tinggal didorong agar jalannya lebih baik,” kata Soekarwo. (Edmen Paulus)

Leave a Reply