2.9 C
New York
Senin, Januari 18, 2021

Buy now

Gubernur Khofifah: Omah Munir Musium HAM Pertama Di Indonesia




BATU (kabarsurabaya.com) – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara resmi melakukan Peletakan batu pertama Museum HAM Omah Munir di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu (8/12/2019).

Peletakan Batu Pertama ini juga dihadiri Ketua Komnas HAM RI, Akhmad Taufan Damanik, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, Istri alm. Munir, Suciwati, perwakilan kompolnas , LPKS dan beberapa Kepala OPD di Lingkungan Pemprov. Jatim.

Dalam sambutannya, Khofifah sapaan lekat Gubernur Jatim menyebut Museum HAM Munir bisa menjadi literasi dan edukasi Demokrasi dan HAM bagi masyarakat luas. Masyarakat bisa secara dekat mengetahui bagaimana sejarah perjalanan demokrasi dan penegakan HAM di Indonesia. Penyajiannya bisa dilakukan secara komprehensif melaui digital IT khususnya dengan augmanted reality.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meletakan batu pertama secara simbolis sebagai tanda dimulainya pembangunan Museum HAM Munir di Kota Batu, Minggu (8/12/2019)

“Keberadaan Museum HAM Munir menjadi bagian penting sebagai penyampai informasi, edukasi, literasi sekaligus unsur rekreasi karena di desain dengan musium digital menggunakan augmanted reality,” terangnya.

Museum HAM Munir, lanjut Khofifah, juga menjadi bagian untuk memanggil memori kita tentang Universal Declaration of Human Rights. Banyak sudut pandang tentang HAM yang akan memperkaya musium ini.

Dijelaskan pula, keberadaan Museum HAM Munir juga menguatkan kota Batu menjadi salah satu destinasi wisata edukasi Demokrasi dan HAM selain alam dan sentra wisata lainnya.

“Museum ini juga menunjukkan bahwa kota Batu menjadi salah satu referensi utama bagi pembangunan yang berkeadilan dan terbaik khususnya terkait pemerataan kesejahteraan dan rendahnya kemiskinan,” terang Khofifah.

Pemprov akan mendukung keberadaan Museum HAM Munir agar musium ini multi fungsi. Salah satunya membantu dalam pembiayaan pembangunan melalui APBD Provinsi Jawa Timur.

“Untuk lahan yang dipergunakan merupakan aset Pemkot Batu, sedangkan support yang diberikan Pemprov Jatim adalah dalam pembangunannya,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Komnas HAM RI menuturkan, demokrasi dan keterbukaan ekonomi tanpa norma HAM percuma dimana tidak akan mencapai cita cita Pancasila di Sila ke 5 yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Keberadaan museum ini meyakinkan masyarakat bahwa Indonesia bisa menjadi model dimana budaya dan nilai agama serta HAM bisa bersatu padu dalam membangun keadilan yang beradab,” ujarnya. (men)




Related Articles

Stay Connected

21,377FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles