12.1 C
New York
Kamis, November 26, 2020

Buy now

Gubernur : Pengusaha Jangan Berubah jadi Pedagang




SURABAYA (kabarsurabaya.com) –Pengusaha Jawa Timur diminta untuk tetap mempertahankan jatidirinya dan tidak berubah menjadi pedagang atau mengganti profesi lainnya, hanya karena ekonomi dunia saat ini tengah dilanda krisis. Hal ini ditegaskan Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo saat menghadiri Buka Bersama dengan Kadin Jatim di Surabaya, Minggu (28/6/2015)

Gubernur Jatim H Soekarwo
Selain itu, Pak De sapaan akrab Gubernur, mengharapkan para pengusaha bias bersabar dan tetap kuat dalam menjalankan aktifitas bisnis maupun usahanya. Karena kondisi ekonomi dunia yang saat ini tengah lesu diyakini akan kembali seperti semula.

“Kepada pengusaha terutama Kadin, tolong jangan berubah jadi pedagang. Karena krisis ekonomi yang terjadi saat ini merupakan riak atau gangguan kecil dalam bisnis,” ujarnya.

Dalam waktu dekat menurut PakDe, Pemprov Jatim akan bersama Kadin untuk membuka pameran dagang di 10 provinsi di Indonesia yang bertujuan agar kekurangan bahan baku dan penolong bisa ditutup dan dipenuhi.

“Yang selalu menjadi masalah adalah impor bahan baku dan penolong sangat besar. Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim bersama Kadin akan melakukan transaksi dagang bersama 26 provinsi perwakilan dagang,” terangnya.

Pakde Karwo menjelaskan, kinerja perekonomian Jatim pada triwulan I/2015 mengalami perlambatan, namun masih diatas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 4,71%, sementara pertumbuhan ekonomi Jawa Timur mampu mencapai 5,18%.

Kontribusi terbesar adalah sektor industri pengolahan sebesar 29,76%, kemudian diikuti oleh sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 17,51% dan sektor pertanian sebesar 14,54%. ketiganya memberikan sumbangan terhadap PDRB jawa timur sebesar 61,87%.

Jatim masih mempunyai peluang sangat besar di perdagangan antar provinsi. Karena di prediksi, perdagangan antar provinsi akan mengalami kenaikan dari Rp 400 trilliun menjadi Rp 460 trilliun atau ada kenaikan sekitar Rp 60 trilliun.

“Kami sekali lagi meminta kepada pengusaha agar sektor industri tidak berubah menjadi pedagang. Karena, peluang yang paling bagus untuk berwirausaha yakni di Jatim. Tidak ada tempat bisnis yang baik selain di Jatim,” tegasnya.

Usai melakukan buka puasa bersama dengan pengusaha, Pakde Karwo bersama Gus Ipul menemui anak yatim piatu yang telah menunggu kehadirannya. Keduanya secara bergantian memberikan motivasi kepada anak yatim dari enam panti asuhan di Jatim.

Pakde di hadapan anak yatim mengatakan, kunci untuk meraih kesuksesan di masa mendatang yakni dengan rajin belajar. “Dengan belajar kita bisa menambah ilmu dan wawasan kita untuk melihat dunia. Untuk meraih kesuksesan kuncinya adalah rajin belajar,” ungkap Pakde.

Selanjutnya kunci untuk meraih kesuksesan yang lain yakni selalu berdoa setelah melakukan ikhtiar atau belajar. Kuncinya adalah belajar kemudian berdoa.

“Saya, berharap agar anak-anakku sekalian untuk belajar dan berdoa. Terutama mendoakan pengusaha yang tergabung dalam Kadin Jatim ini. Kalian harus mendoakan agar pengusaha Jatim bisa diberi kesuksesan, kelancaran hingga kemudahan dalam menjalankan usahanya sehingga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Soekarwo. (Edmen Paulus)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,454PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...