Kemendagri akan Cabut Ribuan Perda, Termasuk Perda Mihol

JAKARTA (kabarsurabaya.com) – Sebanyak 3.226 peraturan daerah (perda), akan dicabut Pemerintah karena menghambat investasi dan pembangunan. Termasuk perda larangan peredaram minuman keras.

Meski demikian, Mendagri Tjahjo Kumolo menolak bila di katakana Pemerintah mendukung peredaran minuman beralkohol.

Kemendagri akan Cabut Ribuan Perda, Termasuk Perda Mihol

“Perda yang saya cabut itu karena mereka (pemerintah daerah) menyusun Perdanya bertentangan dengan peraturan dan perundangan,” ujar Tjahjo di kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Perda pelarangan miras itu dicabut, menurut Tjahjo, karena bertentangan dengan  Peraturan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor 04/PDN/PER/4/2015 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pengendalian, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol Golongan A, dimana Pemerintah menginginkan miras peredarannya dibatasi di kawasan tertentu seperti hotel.

“Perda yang sudah ada kami perbaiki saja. Yang di daerah pariwisata tetap diatur, dan peredarannya dikendalikan. Seperti misalnya cuma boleh di hotel, atau tidak boleh dijual ke anak di bawah umur,” pungkasnya. (LI/EP)

Baca Juga :

Perda Mihol Tak Cerminkan Keberagaman Masyarakat Surabaya. http://kabarsurabaya.com/?p=11907

Soekarwo : Perda Mihol, Butuh Konsultasi dengan Pusat. http://kabarsurabaya.com/?p=11882

DPRD Surabaya Sahkan Perda Larangan Minuman Beralkohol di Surabaya. http://kabarsurabaya.com/?p=11714

Leave a Reply