-1.7 C
New York
Sabtu, Januari 23, 2021

Buy now

Kiriman Uang TKI Asal Jatim Diprediksi Meningkat Jelang Lebaran




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Kiriman uang atau remitansi TKI asal Jatim diprediksi mengalami kenaikan dibandingkan hari biasa. Jika pada hari biasa remitansi yang dikirim TKI sekitar Rp 400 miliar per bulan, pada Ramadan dan menjelang Lebaran 2015 diprediksi menjadi Rp 581 miliar.

Sekalipun demikian, menurut Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim, Sukardo, secara umum, remitansi tahun ini mengalami penurunan disbanding tahun-tahun sebelumnya.

“Jika dilihat trennya memang ada penurunan dikarenakan jumlah penempatan TKI juga mengalami penurunan,” ujar Sukardo di Surabaya, Selasa (7/7/2015).

Dia menjelaskan, jumlah penempatan TKI pada 2013 sebesar 52.765 tenaga kerja, sedangkan pada 2014 terdapat 45.663 tenaga kerja yang ditempatkan di luar negeri. Untuk tahun ini, kondisi terakhir jumlahnya masih 12.997 tenaga kerja.

Sukardo menuturkan, kalau dalam masa mudik ini, jumlah TKI bisa mencapai 7.000 tenaga kerja berdasarkan pengalaman tahun lalu.

“Biasanya kami melakukan pemantauan mulai dari H-10 sampai H+2.
Mendekati H-2 dan H-3 bisa mencapai 900 sampai 1.000 orang per harinya,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT P3TKI Disnakertransduk Jatim, Agus Heri Santoso mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, pengiriman remitansi berasal dari TKI informal umumnya mencapai 80 persen dari gaji dan TKI formal hanya rata-rata 70 persen yang dikirim ke keluarganya di Jatim.

Jumlah tersebut, kenyataannya di lapangan bisa saja lebih besar dari data yang ada, karena banyak dari TKI yang mengirimkan uang ke keluarganya tidak melalui bank, tapi dikirim lewat jasa di luar bank, seperti pegadaian dan jasa lainnya.

“Namun yang di luar perbankan jumlahnya masih sangat kecil,” tambahnya.

Seperti tahun sebelumnya, remitansi terbanyak terutama dikirim TKI yang bekerja di negara seperti Hongkong, Taiwan, Malaysia dan Singapura. Dengan naiknya uang kiriman tersebut, arus mudik TKI dari luar negeri ke Jatim melalui Bandara Internasional Juanda, juga diperkirakan mengalami peningkatan.

Dan untuk memberikan pelayanan terhadap TKI di jalur kedatangan di Bandara Juanda dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Disnakertransduk Jatim memaksimalkan pelayanan terhadap TKI di antaranya diberikan fasilitas telepon gratis bagi TKI untuk bisa menghubungi kerabat yang akan menjemput TKI tersebut. (Kom/Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,397FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles