Koarmatim Gelar Pasukan Satgas Bencana Banjir dan Tanah Longsong

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dalam rangka mendukung peran operasi militer selain perang, Koarmatim melaksanakan apel gelar pasukan Satgas penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor, yang dilaksanakan di Dermaga Madura, Koarmatim.

Koarmatim Gelar Pasukan Satgas Bencana Banjir dan Tanah Longsong

Dalam pelaksanaan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Tahun 2016, Koarmatim telah menyiapkan personel pendukung diantaranya; Wing Udara I sebanyak 10 orang, Kopaska 21 orang beserta 3 Perahu Karet dan 2 Truk, Dislambair 31 orang beserta 4 Perahu Karet dan 2 Truk, Divisi Pantai 21 orang dan 1 Perahu Karet, Diskes 10 orang dan 2 Unit Ambulance, Diskomlek 5 orang, Den Intel 5 orang, Pomal 5 orang beserta 1 mobil patwal dan 1 motor patwal, Satprov Denma 5 orang dan 1 mobil patwal dan 1 motor patwal, Denmako 31 orang, dan Disang 7 orang beserta 7 Truk.

Inspektur Upacara (Irup) Kepala Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Kolonel Laut (T) Erwin Christiyadi G. dalam amanatnya mengatakan bahwa Apel Gelar Pasukan Satgas Penanggulangan Bencana di wilayah kerja Koarmatim Tahun 2016 merupakan langkah antisipasi dalam memasuki musim penghujan.

“Antisipasi perlu kita lakukan, terutama di wilayah timur Indonesia, dimana bila terjadi bencana banjir dan tanah longsor, dapat menimbulkan korban jiwa, selain kerugian harta benda,” terangnya, Kamis (7/1/2016).

Erwin juga menegaskan, Koarmatim sebagai Komando Utama TNI AL di Wilayah Timur, memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menanggulangi bencana banjir dan tanah longsor. Karena itu Koarmatim beserta jajarannya dapat melaksanakan dengan cepat, dengan menggerakkan unsur serta personel untuk memberikan bantuan penanggulangan, sesuai dengan kondisi medan dan situasi korban.

“Saya harap seluruh personel pendukung bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat bekerjasama untuk mencapai sasaran dan tujuan latihan,” pungkasnya. (Ep)

Leave a Reply