25.5 C
New York
Jumat, Juli 30, 2021

Buy now

KPP Sidak Layanan Uji Kir Wiyung




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komisi Pelayanan Publik (KPP) Provinsi Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung. Seperti dikemukakan Komisioner KPP Provinsi Jawa Timur Deni Wicaksono, sidak ini sebagai upaya untuk menindaklanjuti adanya laporan terkait dengan kecurangan uji kir kendaraan dan maraknya percaloan di UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung.

Komisioner KPP PRovinsi Jatim Deni Wicaksono dan team dalam sidak di UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung, Rabu (17/6/2015).
“Ini adalah bagian dari langkah verifikasi atas adanya laporan tentang maraknya pungli dan percaloan di UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung. Dan kami dating benar2 tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” ujar Deni.

Namun dari proses sidak ini, nampaknya tidak ditemukan hal-hal yang tidak wajar seperti yang dilaporkan sebelumnya. Bahkan KPP mendapatkan kenyataan bahwa pelaksanaan uji kir kendaraan bermotor di UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung, berjalan dengan baik dan aman-aman saja.

“Memang dari sidak ini tidak menemukan kejanggalan apapun. Namun meskipun demikian, kami tetap akan melakukan verifikasi dan penyelidikan ketika ada laporan dari masyarakat terkait dengan pelaksanaan pelayanan public yang tidak sesuai,” ungkap Deni.

Lebih jauh Deni menjelaskan bahwa KPP akan selalu menindaklanjuti semua laporan dari masyarakat, selama beberapa syarat utama dari laporan itu terpenuhi. Diantaranya adalah pelapornya jelas, instansi yang dilapokan jelas, dan masalah yang jadi persoalan juga jelas.

“Selama laporan dari masyarakat itu sudah memenuhi syarat kejelasan baik itu pelapor, yang dilaporkan dan masalah yang dilaporkan, maka kami akan menindaklanjuti. Meskipun laporan itu hanya dari 1 orang saja,” tambah Deni.

Sementara itu Kepala UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung Abdul Manab SH, ketika ditanya mengenai sidak ini menjelaskan bahwa pihak UPTD akan menerima dengan senang hati pihak manapun yang ingin melihat proses pekerjaan yang ada di UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung.

“Kami tidak pernah keberatan dengan adanya sidak seperti ini yang ingin memverifikasi laporan masyarakat terkait dengan pelayanan disini. Ini hal yang wajar. Dan kami akan menerima denga baik, karena ini juga bias menjadi masukan yang berarti bagi perbaikan pelayanan kami dimasa mendatang,” jelas Manab.

Dalam kesempatan sidak itu pula, Manab menjelaskan dan mengajak pihak KPP untuk melihat langsung semua proses uji kir kendaraan yang ada di UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung. Bahkan seperti diakui Deni, proses pekerjaan di UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung relative cukup bagus karena system komputerisasi dan rotasi karyawan pekerja berjalan dengan baik.

Namun Deni juga menyarankan pada pihak UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung, agar system pembayaran dan administrasi bias lebih ditingkatkan dengan menggandeng pihak lembaga keuangan seperti Bank, agar system komputerisasi yang sudah berjalan menjadi lebih baik lagi.

Disisi lain, Melihat kondisi antrian kendaraan yang cukup panjang di UPTD Kendaraan Bermotor Wiyung setiap harinya, nampaknya upaya pemekaran wilayah atau penambahan UPTD Kendaraan Bermotor di Surabaya perlu dilakukan.

“Kami sudah mengajukan usulan dan bahkan sudah mulai ada pembicaraan mengenai penambahan UPTD Kendaraan Bermotor di Surabaya karena kalau hany mengandalakan UPTD Wiyung dan Margomulyo, pasti proses antriannya akan lama. Ini karena jumlah kendaraan di Surabaya yang semakin meningkat,” jelas Manab. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,995FansSuka
2,878PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles