Layanan Air PDAM Mati Tiga Jam

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Layanan air PDAM Surya Sembada yang disuplai dari pompa distribusi Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karangpilang I, II, dan III sempat mengalami pemadaman kemarin siang hingga sore. Pemadaman itu dilakukan lantaran ada pekerjaan bersih-bersih gardu oleh PDAM.

Akibatnya sebanyak 21 ribu pelanggan air dari Surabaya Barat, Utara dan Timur terkena dampak dari pemadaman tersebut. Pelaksana Jabatan Sementara (PJS) Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya Sunarno menyatakan, pemadaman itu terjadi lantaran ada kegiatan rutin maintainence dari PLN. Sebab sebagaimana diketahui, sebagai penyuplai daya di IPAM Karangpilang, PDAM mengandalkan suplai dari gardu PLN di sana.

“Disana ada dua feeder, seluruhnya dilakukan maintainance, jadi mau tidak mau karena IPAM kita hanya bersumber dari daya listri PLN, maka selama ada proses mantain itu jadi terpaksa layanan air juga ikut dipadamkan,” kata Sunarno, Jumat (30/10/15).

Pria yang kini juga merangkap sebagai Direktur Pelayanan ini mengaku bahwa kegiatan maintanance yang biasa disebut dengan bersih-besih gardu PLN itu adalah kegiatan rutin. Setiap tahun dilakukan satu kali pembersihan.

Sehingga menurutnya hal tersebut bukan kejadian yang luar biasa. Terlebih lama waktu pembersihan gardu itu hanya dijadwalkan PLN selama satu jam.

Akan tetapi, Narno menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan warning pada masyarakat yang terdampak. Peringatan itu dilakukan melalui banyak cara, khususnya melalui media sosial PDAM. Pihaknya menginformasikan bahwa pemadaman akan dilakukan selama satu setengah jam. Yaitu mulai pukul 13.00 sampai 14.30 WIB.

“Tapi kalau kita prediksi, nggak akan lebih dari tiga jam. Selain itu, secara waktu biasanya memang malamhari, tapi kalaupun kali ini siang hari tapi tetap aman lantaran bukan peak hour,” ulasnya.

Tiga jam waktu tersebut diestimasi lantaran biasanya, ada wilayah yang jauh dari pompa, membutuhkan waktu lebih lama untuk air kelmabli mengalir. Hal itu terjadi lantaran pipa air terisi udara sehingga membutuhkan waktu lama supaya pompa bisa kembali menyemburkan air.

Namun, karena PLN hanya mematikan sambungan listrik kurang dari dua jam, maka ia memastikan normaliassi aliran air juga akan lebih cepat.

Menguatkan pernyataan Sunarno, Sekretaris PDAM Sayid M Iqbal menyatakan bahwa PDAM sendiri menyediakan cadangan sebanyak 13 tangki air bersih. Dimana penyalurannya bisa dipakai warga jika memang dibutuhkan air secara mendesak. Akan tetapi harus didahului dengan laporan via call centre 2926666.

“Nah, kalau memang ada pelanggan yang sampai malam air belum kembali normal, maka bisa juga menelepon,” kata Iqbal. Sebab, lambatnya normalisasi bisa terjadi lantaran adanya udara yang amsuk ke pipa saluran. Jika ada laporan, tim dari PDAM akan segera turun ke lapangan dan melakukan pengecekan. (KS1/RED)

Leave a Reply