23.2 C
New York
Minggu, September 27, 2020

Buy now

Mobil Dinas Dilarang Dipakai Untuk Lebaran

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengeluarkan surat edaran tentang larangan bagi mobil dinas digunakan untuk mudik lebaran menyusul adanya edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melarang penggunaan kendaraan dinas.

Mobil dinas akan dikandangkan selama Lebaran
“Setelah KPK mengeluarkan larangan bagi seluruh mobil dinas, kami ikut KPK. Kalau provinsi lain tidak melarang, itu terserah provinsi lain,” tutur Soekarwo.

Menurut PakDe sapaan akrab Gubernur, penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi (lebaran) dikhawatirkan masuk pertimbangan hukum korupsi khususnya pasal gratifikasi karena menggunakan aset saat tidak berdinas.

“Larangan ini hanya berlaku untuk kendaraan dinas Pemprov, sedangkan untuk kabupaten/kota silakan kepala daerahnya yang mengeluarkan kebijakan masing-masing,” katanya.

Pakde Karwo mengaku sempat akan memperbolehkan penggunaan kendaraan dinas karena ada kebijakan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi. Namun kemudian keputusan tidak jadi dilaksanakan karena ada edaran dari KPK.

“Seluruh mobil dinas milik pemerintah Jawa Timur nantinya akan diparkir di kantor masing-masing selama libur lebaran,” ujarnya.

Terkait dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Timur mengenai pelarangan penggunaan mobil dinas pada saat lebaran ini, Komisi A DPRD Jawa Timur meminta dan mengimbau kepada seluruh pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah provinsi agar mematuhi peraturan tersebut.

Seperti dikemukakan Ketua Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo mengatakan pelarangan tersebut merupakan peraturan yang wajib diikuti oleh pejabat dan PNS sehingga jika dilanggar maka aturan tegas harus dilaksanakan.

“Semua ada aturannya dan yang melanggar tentu sudah tertulis sanksinya,” ujar Freddy di Surabaya, Selasa (30/6/2015).

Namun demikian, secara pribadi Freddy menilai pelarangan penggunaan mobil dinas kurang tepat karena terlalu berisiko jika ditinggal.

“Saya pribadi, seharusnya tidak apa-apa mobil dinas digunakan untuk mudik. Sebab kalau ditinggal bisa rawan rusak mesinnya. Kalau sampai rusak biaya yang dikeluarkan tentu lebih mahal,” katanya. (Edmen Paulus)

Related Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

Stay Connected

20,744FansSuka
2,378PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

U Give Me Love Jadi Single Perdana ‘Alex dan Bea’ Masuk Industri Musik

YOGYAKARTA (kabarsurabaya.com) - Trend musik mancanegara mempengaruhi perkembangan musik di Tanahair dari dahulunya. Saat ini Korean Pop (K-Pop) tengah dilirik oleh para penikmat musik di...

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...