21 C
New York
Minggu, September 27, 2020

Buy now

PDAM Bangun 90 Districk Meter Area, Untuk Cegah Air Hilang

SURABAYA (kabarsurabaya.com)Permasalahan non revenue water (RNW) masih menjadi masalah yang menjadi perhatian PDAM Surya Sembada. Sebagaimana diketahui, sampai saat oni besar NRW PDAM masih 26 persen. Atau sebanyak 71 juta meter kubik air PDAM hilang tanpa diketahui sebabnya.

Pelaksana Jabatan Sementara (PJS) PDAM Surya Sembada Sunarno menyatakan masih besarnya NRW itu dikarenakan beberapa faktor. Faktor fisik penyebab hilangnya air adalah karena saat ada kegiatan operasional kita pembersihan pipa air atau flushing, lalu ada juga pipa pipa yang bocor, pencurian air, dan juga ada kemungkinanan juga dari rekening pelanggan yang tida dibayar.

“Tapi kalau 26 persen itu sudah bagus, rata rata itu di daerah lain ada yang masih 35 persen,” kata Sunarno, kemarin. (5/11/15).

Meski begitu pihaknya kini tengah serius melakukan sejumlah langkah untuk meminimalisir hilangnya air. Yaitu dengan membangun district meter area (DMA). Total saat ini sudah ada 90 DMA yang tersebar di wilayah Surabaya.

Sunarno menyebut, DMA ini adalah pemasangan alat meteran air secara terisolasi dalam satu wilayah. Alat ini dipasang di suatu kawasan yangg rawan adanya kehilangan air. Satu DMA menampung sekitar 2000 pelanggan.

“Jadi misalnya di wilayah Pagesangan, etika masuk wilayah itu kita pasangi meteran, begitu juga diujung wilayah. Nah jadi kita bisa lihat kalau ada selisih dengan penggunaan meteran di pelanggan dengan meteran di ouput wilayah DMA, maka kita bisa telusuri kemana dan karena apa air hilang,” terangSunarno.

Beberapa wilayah yang sudah dipasangi DMA adalah Barata Jaya, Manyar Kartika Manyarejo, Kapuas dan juga Manukan. Sunarno mengakui belum semua wilayah yang rawan sudah dipasangi DMA.

Sebab idealnya, jika ingin NRW bisa habis hilang tuntas, maka setidaknya harus ada 300 DMA di seluruh wilayah Surabaya. Targetnya sejumlah DMA itu baru bisa terpasangan semua pada tahun 2018 mendatang.

Jika dihitung secara kerugian, maka 26 persen air yang hilang ini cukup merugikan PDAM. Ketika coba dihitung, per bulan, produksi air PDAM mencapai 23 juta meter kibik. Maka dalam setahun produksi airnya adalah 276 juta meterkibik. Jika yang hilang pertahun adalan 26 persen, maka air yang hilang ada 71 juta meter kibik setiap tahunnya.

Jika dihitung harga jual ke pelannggan adalah Rp 2800 per meter kibik, maka kerugiannya mencapai Rp 200 miliar.

“Tapi kita tidak mlihat dari uang yang hilang, tapi lebih pada volumen air yang hilang,” pungkas Sunarno.

Kabag Perekonomian Pemkot Surabaya Khalid menambahkan sampai tahun ini NRW PDAM masih mencapai nilai 26 persen. Tingginya angka itu masih menjadi permasalahan yang harus segera ditemukan solusinya.

“Tingkat NRW itu artinya masih menunjukkan potensi air hilang di PDAM. Artinya masih ada 26 persen air produksi PDAM itu hilang dan tidak menjadi uang,” kata Khalid.

Jika permasalahan itu ditemukan sebabkan, maka menurut Khalid problem bisa dipecahkan. Yang tak lain dampaknya akan berpengaruh pada tingkat keuntungan PDAM sendiri. (KS1/RED)

Related Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

Stay Connected

20,744FansSuka
2,379PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

U Give Me Love Jadi Single Perdana ‘Alex dan Bea’ Masuk Industri Musik

YOGYAKARTA (kabarsurabaya.com) - Trend musik mancanegara mempengaruhi perkembangan musik di Tanahair dari dahulunya. Saat ini Korean Pop (K-Pop) tengah dilirik oleh para penikmat musik di...

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...