14.1 C
New York
Sabtu, November 21, 2020

Buy now

PDAM Membuka Diri dengan Menggelar Diskusi “PDAM Mendengar”




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – PDAM Surya Sembada Kota Surabaya menggelar acara diskusi dengan tema “PDAM Mendengar” yang bertujuan untuk mendengarkan harapan-harapan masyarakat kota surabaya tentang bagaimana kedepan PDAM sebagai sarana bisa ikut memakmurkan warga kota surabaya.

Dirut PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Mujiaman Sukirno mengatakan, forum diskusi kali ini dihadiri banyak kalangan masyarakat termasuk komunitas SOS dari berbagai latar belakang seperti anggota DPRD, akademisi dan kalangan masyarakat biasa.

“Dengan semangat PDAM mendengar ini, kami berharap PDAM akan mendapat masukan yang banyak dari masyarakat,” terangnya, Senin (13/01/2020).

Dirut PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Mujiaman Sukirno, saat berbicara di gelaran diskusi “PDAM Mendengar”

Dalam kesempatan itu Mujiaman juga menjelaskan bahwa warga Surabaya yang menjadi pelanggan PDAM Surya Sembada dan telah membayar sesuai harga jual standar sesuai biaya produksi (Rp 3 Ribu per M3) hanya sekitar 20 persen.

“Sedangkan sisanya (yang 80 persen) hanya dikenakan tarif Rp 1.848 per M3. Ini adalah harga subsidi,” tutur Mujiaman.

Sementara terkait air keruh yang sering dikeluhkan masyarakat, Mujiaman menjelaskan bahwa air keruh ini merupakan salah satu masalah bagi PDAM diluar masalah masalah lainnya. Dan ini semua akan dicoba dijelaskan kepada masyarakat.

“Saya bahkan berharap tidak hanya itu saja. Ssaya juga berharap warga surabaya bisa menuntut PDAM bisa menyediakan air siap minum. Saya senang kalau dituntut itu, tentu dibantu dengan dicarikan jalan keluarnya, itu yang saya harapkan,” tambah Mujiaman.

PDAM Membuka Diri dengan Menggelar Diskusi “PDAM Mendengar”

Mengenai air layak minum ini, Mujiaman mengatakan bahwa hal itu sangat mungkin dan telah berhasil di produksi, namun untuk bisa mendistribusikan air layak minum hasil produksinya harus ditunjang dengan jaringan pipa yang bagus.

“Kalau jaringan pipanya belum diperbarui, maka itu mustahil bisa dilaksanakan. Dan itu biayanya tidak sedikit, karena masih ada sekitar 400 Km pipa yang harus diganti. Oleh karenanya kami sedang berusaha agar bisa menggunakan dana deviden,” terangnya.

Tidak hanya itu, Mujiaman juga menjelaskan bahwa untuk bisa memberikan pelayanan agar seluruh masyarakat Surabaya dapat menikmati aliran air bersih dengan biaya yang murah, pihaknya juga telah berhasil mendata penduduk Surabaya yang selama ini sulit mendapatkan jaringan dan aliran air, karena terganjal oleh aturan, yakni Perda dan UU.

“Sesuai data kami, kami telah berhasil memberikan layananan kepada 10 ribu jiwa dari 17 ribu data yang masuk, seperti untuk warga stren kali, stren rel kereta api dll. Pasalnya mereka bertempat tinggal di lahan yang berstatus merah,” terang Mujiaman. (men)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,442PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...