2.3 C
New York
Senin, Desember 5, 2022

Buy now

Pemkot Jamin Saat Musim Hujan Genangan Steril

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Semakin dekat dengan musim hujan pemkot terus mengebut upaya untk antisipasi banjir. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati.

Erna begitu ia biasa disapa menyatakan, beberapa upaya yang telah dilakukan diantaranya membangun beberapa rumah pompa baru, melakukan pengerukan sungai dan saluran air, meninggikan jalan, serta menfungsikan box culvert sebagai jalan dan saluran drainase.

Untuk itu, Erna memastikan tahun ini titik genangan air di Surabaya sudah steril. Erna optimistis, jumlah titik genangan air akan jauh berkurang dibanding sebelumnya.

Salah satu rumah pompa di Surabaya yang diharapkan bisa mengurangi genangan air saat hujan
“Diantaranya kawasan Banyu Urip dan juga Jalan Ciliwiung yang dulunya genangan airnya cukup parah, akan teratasi. Di Ciliwung, kami menambah pompa air dan memerbaiki saluran,” jelas Erna.

Untuk kawasan Banyu Urip, Erna menjelaskan, dulunya daerah itu merupakan saluran irigasi sehingga posisi pemukiman warga dan juga jalan raya, berada di bawah saluran air. Imbasnya, ketika hujan turun deras dan sungai tak mampu menampung luapan air, maka air pun meluber ke pemukiman warga. Oleh Dinas PUBMP, saluran irigasi itu kemudian diubah menjadi saluran drainase.

“Banyu Urip sekarang sudah 90 persen, box culvert nya sudah terpasang semua. Box culvert nya tinggal pengaspalan. Belum Desember tapi sudah selesai. Dan yang menggembirakan lagi, diversi Banyu urip sudah selesai. Kalau dulu selesai di spot spot beberapa bagian saja,” jelas Erna.

Sementara untuk pengerukan sungai, selama tahun 2015 (Januari sampai Oktober 2015) Dinas PUBMP telah melakukan pengerukan dengan hasil sebanyak 205.000 lebih meter kubik.

Jumlah kerukan sebanyak itu diangkut 41.791 truk. Bila ditotal, pengerukan yang dilakukan mulai tahun 2011 hingga 31 Oktober 2015 ini, hasil pengerukannya mencapai 277.214 dump truk (per truk berisi kurang lebih lima meter kubik hasil kerukan).

“Untuk pengerukan ini kami bagi dalam beberapa rayon. Yakni Rayon Genteng, Gubeng, Tandes, Jambangan dan Wiyung,” urai pejabat berjilbab ini.

Selain itu Erna menyatakan, dalam tahun ini pemkot juga mengoptimalkan antisipasi dengan penambahan rumah pompa. Ada 17 rumah pompa yang ditambah selama tahun 2015. Sejumlah rumah pompa itu adalah rumah poma baru. Serta, pemkot juga melakukan maintainence di sejumlah rumah poma yang ada.

“Kita tambbah kapasitas pompanya. Yang dulu kecil kita tambah agar lebih besar. Kalau lebih besar kan bisa lebih cepat menyedot genangan,” pungkas Erna. (KS1/RED)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,596PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles