30.7 C
New York
Senin, Agustus 8, 2022

Buy now

Presiden : Indonesia Bersaing Dengan Tiga Negara Tetangga dalam Merebut Pasar Investasi Dunia

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan saat ini pemerintah harus berlomba dan bersaing ketat dengan Negara tetangga, dalam persaingan merebut pasar investasi dunia.

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jatim Soekarwo dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), saat meresmikan program penciptaan lapangan kerja di Kawasan Industri Terpadu Gresik atau "Java Integrated Industrial and Ports Estate" (JIIPE) Kabupaten Gresik, Rabu (11/11/2015)

Ketiga Negara tetangga di Asia Tenggara yang menjadi pesaing berat Indonesia dalam mendatangkan investor ke dalam negeri adalah Vietnam, Thailand dan Malaysia.

“Pesaing berat kita dalam mendatangkan investasi adalah Vietnam, Thailand dan Malaysia,” kata Presiden Joko Widodo saat peluncuran program penciptaan lapangan kerja di Kawasan Industri Terpadu Gresik atau “Java Integrated Industrial and Ports Estate” (JIIPE) Kabupaten Gresik, Rabu (11/11/2015).

Diterangkan Jokowi, dalam mendatangkan investasi, mereka menggunakan berbagai cara. Seperti memberikan tanah secara gratis, atau ada yang pajaknya dihilangkan sampai 15 hingga 20 tahun, maupun pemberian diskon.

“Tanpa menggunakan cara-cara seperti itu, semua Negara akan menghadapi masalah yang hampir sama, yakni pengangguran, “ terang Jokowi.

Presiden Jokowi mengaku setiap pagi selalu mengamati angka investasi yang masuk ke Indonesia.

“Ini karena saat ini, pengangguran kita mencapai sekitar 7,5 juta orang. Ini yang  harus disiapkan pekerjaan,” lanjutnya.

Sampai saat ini, Jokowi mengaku bersyukur angka-angka investasi yang juga selalu diamati tersebut mengalami pertumbuhan yang bagus.

“Termasuk sore ini, Alhamdulillah ada investasi dan dengan kerjasama pondok pesantren sesuai yang saya perintahkan sebelumnya, untuk memberdayakan SDM dari lingkungan pondok pesantren,” katanya.

Presiden Jokowi menyebutkan dengan investasi yang masuk bekerja sama melalui pondok pesantren, ada sekitar 9,08 juta santri di Indonesia yang bisa menjadi karyawan.

“Santri semangatnya tinggi, dan ini sebuah bentuk kerja sama yang baik. Saya akan terus mendorong agar pembukaan tenaga kerja terus ada, baik secara nasional maupun daerah,” katanya.

Dalam kesempatan itu pula, Presiden Jokowi menyaksikan peluncuran sinergi investasi kawasan industry Gresik terpadu dengan pondok pesantren di kawasan Kecamatan Manyar. Dimana nantinya kawasan industry terpadu Gresik JIIPE itu akan dapat menyerap sekitar 60 ribu tenaga kerja langsung. (Ep)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,430PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles