Risma Sudah Siapkan Solusi buat warga Surabaya yang terjerat Gafatar

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Walikota Surabaya terpilih Tri Rismaharini sudah memikirkan dan sudah mempersiapkan beberapa skema, bagaimana menangani warganya yang terjerat dalam Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Para mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara mendengarkan pengarahan Gubernur Jatim Soekarwo

Risma mengaku, meski belum dilantik, dirinya aktif mengikuti perkembangan organisasi Gafatar. Sehingga ketika eks pengikut Gafatar mulai dipulangkan, termasuk asal Surabaya, dirinya tak mau memukul rata semuanya telah fanatik terhadap ajaran Ahmad Mushadeq tersebut.

“Meski saya belum aktif, tapi saya tetap memantau perkembangan Gafatar. Menurut saya harus dipetakan dulu, mana yang hanya ikut-ikut karena iming-iming ekonomi, dan mana yang benar-benar fanatik. Kita pelajari tipenya masing-masing,” katanya kepada wartawan di Jalan Maspati Surabaya, Minggu (24/1/2016).

Menurut Risma, yang mendesak untuk ditolong adalah mereka yang hanya ikut-ikutan saja. Jika keluarga yang bersangkutan menolak menerima kembali, dia siap menemui langsung.

“Itu bagian saya, akan saya dekati keluarganya. Gusti Allah saja memberi ampun, masak kita sebagai manusia tidak bisa,” ujarnya.

Adapun mereka yang sudah tak memiliki domisili rumah, Risma menawarkan alternatif rumah susun. Syaratnya, keluarga-keluarga eks Gafatar tak boleh dikumpulkan jadi satu.

Sedangkan yang ingin pulang kampung ke kota lain, Risma mengusulkan dilakuakn pengecekan apakah bisa diterima lingkungan sekitarnya. (LI/EP)

Leave a Reply