0.9 C
New York
Minggu, Januari 10, 2021

Buy now

Risma Tolak Rencana Komersialisasi Pasar Tunjungan




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Rencana Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya yang akan menjadikan sebagian Pasar Tunjungan sebagai area komersial, mendapat penolakan dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Menurut Risma, dirinya tidak mau bila pasar yang dibangun nantinya digunakan untuk bisnis-bisnis yang bukan ranah PD Pasar Surya.

Suasana Pasar Tunjungan
“Yang saya minta, Pasar Tunjungan itu kembali menjadi pasar rakyat dengan pengelolaan modern,” kata Tri Rismaharini usai rapat paripurna di DPRD Surabaya, Senin (6/7/2015).

Menurut dia, Pemkot Surabaya siap mendanai berapapun anggaran yang dibutuhkan PD Pasar Surya untuk membangun kembali pasar legendaris tersebut. Namun dia meminta perencanaan revitalisasi pasar ini harus jelas.

Ia mengatakan sebenarnya pembangunan kembali pasar yang ada di Jalan Tunjungan bukan semata-mata untuk mengeruk keuntungan, namun pihaknya lebih tertarik ketika pasar ini dimanfaatkan untuk mempromosikan segala hal yang menjadi ciri khas Kota Surabaya.

“Saya tidak semata-mata cari keuntungan. Kemarin itu konsepnya ada hotel, ada kantor, ada apa itu. Makanya saya tolak. Ruang komersial itu tetap berupa pasar. Kalau ada hotelnya, itu kan sudah keluar dari bisnis utama PD Pasar Surya,” tegasnya.

Menurut Risma, pihaknya tidak ingin bersaing dengan swasta. Karena seperti di ketahui, saat ini di Jalan Tunjungan dan sekitarnya seperti Jalan Embong Malang ataupun Jalan Basuki Rachmat, sudah banyak hotel berdiri.

“Mengapa bikin hotel lagi, swasta itu sudah bikin hotel. Saya hanya ingin ikon-ikon Surabaya nantinya dijual di Pasar Tunjungan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Aden Darmawan mendukung konsep yang ditawarkan Rismaharini. Menurut dia, Pasar Tunjungan memang harus tetap menjadi pasar rakyat di bawah pengelolaan PD Pasar Surya.

Apalagi, lanjut dia, tugas utama dari PD Pasar Surya adalah untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui pasar-pasar rakyat.

“Kalau PD Pasar Surya ingin menjadikan Pasar Tunjungan sebagai area komersial, harus dikomunikasikan dulu ke walikota dan juga DPRD. Konsepnya harus jelas dulu,” ujarnya.

Di sisi lain, Plt Dirut PD Pasar Surya, Bambang Parikesit sebelumnya mengatakan, sebagian stan di Pasar Tunjungan diperuntukkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), sebagian lagi akan digunakan sebagai ruang komersil, meski masih dalam kajian.

“Saya belum dapat mengatakan kapan akan dibangun sebab masih banyak tahapan yang harus dilalui. Sekarang sosialisasi, lalu pengosongan dan pembongkaran. Setelah itu baru mengerjakan FS (feasibility study/studi kelayakan) dan DED (detail engineering design),” katanya. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,322FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles