0.9 C
New York
Minggu, Januari 10, 2021

Buy now

Semua Kota di Jawa Timur Mengalami Inflasi




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Semua kota berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) Juni 2015 di Jawa Timur mengalami inflasi. Inflasi Jawa Timur pada Juni 2015 mencapai 0,45 persen atau lebih rendah dibandingkan nasional pada periode sama sebesar 0,54 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Jatim, M. Sairi Hasbullah
Faktor pendorong inflasi ini menurut Kepala Badan Pusat Statistik Jatim, M. Sairi Hasbullah, disebakan oleh naiknya beberapa komoditas seperti ayam ras, cabe merah dan gula pasir. Sedang keberhasilan Jatim menahan laju inflasi dibawah nasional lebih dikarenakan pemerintah provinsi mampu mengendalikan harga berbagai komoditas bahan pokok lainnya.

“Inflasi Jatim tertinggi pada Juni 2015 terjadi di Surabaya sebesar 0,54 persen dan terendah di Kabupaten Jember sebesar 0,20 persen,” ungkap Hasbullah, kepada media di Surabaya, Rabu (1/7/2015).

Secara umum menurut Hasbullah, kelompok bahan makanan jadi menyumbang 0,18 persen terhadap inflasi bulan Juni 2015. Penyumbang inflasi berikutnya, adalah kelompok minuman, rokok, dan tembakau yang mengkontribusi 0,13 persen terhadap pencapaian inflasi Juni 2015.

Sementara, penyumbang inflasi terendah adalah kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mengkontribusi sebesar 0,02 persen terhadap inflasi Juni 2015.

Pada bulan Juni 2015, tambah dia, kenaikan harga daging ayam ras menyumbang 0,0688 persen terhadap pencapaian inflasi, kenaikan harga telur ayam ras menyumbang 0,0629 persen dan gula pasir 0,0312 persen terhadap inflasi Juni 2015.

“Bahkan yang menarik, kenaikan harga pertamax per 1 Juni lalu juga menyumbang 0,0329 persen terhadap inflasi,” jelasnya.

Sementara itu untuk tarif angkutan udara menurut Hasbullah, justru menyumbang deflasi sebesar -0,0074 persen karena mengalami penurunan pada Juni 2015. Dan Ia memperkirakan tarif angkutan akan mengalami kenaikan pada libur Lebaran 1436 Hijriah, akan mampu memicu inflasi juga.

“Sementara penyebab deflasi lainnya adalah bawang merah -0,04 persen, tomat sayur -0,026 persen, cabai rawit -0,0142 persen, nangka muda -0,0133 persen, dan daging sapi menyumbang -0,0079 persen terhadap deflasi Juni 2015,” pungkasnya. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,322FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles