Sidak, Jonan Temukan Perokok di Air Side

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terkaget-kaget begitu mengetahui adanya orang yang merokok di ruangan-ruangan yang menghadap air side (area lalu lintas pesawat) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Selasa (2/6/2015) malam.

Padahal menurut Jonan, untuk daerah-daerah yang memang dilarang merokok ya tidak boleh ada yang merokok, apapun alasannya.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan

“Soal temuan orang merokok di daerah kerja bandara, itu memang dilarang merokok, kita bikin teguran supaya tidak merokok disitu. Kalau mau merokok keluar dulu, kalau tidak mau ya cari pekerjaan yang diperbolehkan merokok,” ujarnya kepada wartawan setelah menjadi keynote speaker Airlangga Accounting International Conference (AAIC) di Hotel Bumi Surabaya, Rabu (3/6/2015).

Menurut Jonan, kegiatan merokok di area kerja tersebut sangat membahayakan dan dapat menimbulkan kebakaran.

“Di ruangan-ruangan yang menghadap air side (area lalu lintas pesawat), mestinya enggak boleh merokok. Kalau merokok ya, harus dilarang. Dan peralatan-perlatan penunjang keselamatan, seperti pencegahan kebakaran, itu harus tersertifikasi,” tegasnya.

Sidak yang dilakukan menteri perhubungan pada Selasa malam itu untuk airlines Lions Air dan Sriwijaya Air.

Garuda Tergelincir

Sementara dikesempatan yang sama, Jonan juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait dengan pesawat garuda Boeing 737-800 GA-618 yang tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa, (2/6/2015) lalu.

“Sekarang lagi diperiksa kenapa pesawat itu sampai overrun. Kalau bahasa Suroboyo-nya itu bablas, Semua pihak terkait peristiwa itu akan diperiksa. Mulai dari seksi kokpit, pihak navigasi udara, hingga operator bandara. Nanti hasilnya pasti akan diumumkan, kok bisa sampai terjadi overrun.” Kata Jonan.

Menurut Jonan secara teoritis, kalau semua dilakukan dengan benar tidak mungkin akan overrun kalau di bandara itu, karena ini runway-nya cukup.

“Memang katanya ini dalam posisi hujan lebat. Kalau hujan lebat memang ada pertimbangan tertentu, apakah mau mendarat atau berputar dulu.atau apa. Nanti akan di lakukan penelitian,” ungkapnya.

Leave a Reply