Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Kemendagri

SURABAYA (kabarsurabaya.com)Kota Surabaya berhasil menyabet tiga penghargaan dari sembilan kategori yang dianugerahkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ketiga penghargaan itu yakni kategori tata ruang terbuka hijau, tata ruang pengelolaan sampah, dan tata ruang drainase dengan predikat sangat baik. 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima penghargaan dari Kemendagri


Penyerahan penghargaan dilakukan di Balai Kota Surabaya oleh Menteri Dalam negeri Tjahjo Kumolo.

“Acara pemberian penghargaan ini sengaja dilakukan di Surabaya. Bukan tanpa alasan, karena Surabaya ini termasuk yang terbaik dan menyabet banyak penghargaan. Dengan diadakan di Surabaya maka seluruh daerah yang belum mendapatkan penghargaan atau belum sebaik Surabaya bisa langsung belajar dan melihat contohnya disini,” kata Tjahjo Kumulo, kemarin, Kamis (12/3/2015).

Melalui proses pemberian penghargaan Inovasi Manajamen Perkotaan (IMP) Bidang Pelayanan Jasa Perkotaan tahun 2014 pihaknya berharap satu daerah minimal punya inovasi yang bisa dibanggakan. 

“Kalau mau buat taman kota yang bagus datanglah ke Surabaya. Untuk penataan daerah kumuh yang bagus datang ke Solo,” tegasnya.

Ia menyebut pemberian award serupa telah banyak dilakukan oleh pemrintah melalui banyak kementerian dan juga pihak swasta seperti media yang menilai kinerja pemerintahan. “Intinya adalah bagaimana bisa menciptakan inovasi baru.

Target utamanya adalah bagaimana kepala daerah bisa melayani masyarakat dan menggerakkan partisipasi masyarakat lebih baik dan dilakukan secara konsisten,” terangnya.

Selain Surabaya, terdapat dua kota dan kabupaten di Jawa Timur yang juga meraih penghargaan. Seperti Kota Probolinggo menyabet tiga penghargaan pula yakni kategori pemanfaatan ruang, tata ruang sanitasi, dan tata ruang drainase dengan nilai cukup baik. 

Satu daerah lainnya yakni Kabupaten Banyuwangi yang menyabet satu kategori. Yakni pengelolaan air bersih dengan nilai baik.Ke depan, kata Tjahjo, pemberian penghargaan bisa dicoba tidak dilaksanakan di kota tapi di kecamatan. 

“Pemberian penghargaan ini tidak hanya untuk pejabat tapi juga bisa dilihat langsung oleh masyarakat. Kami berharap 538 kab/kota di Indonesia bisa terus berinovasi dan menigkatkan prestasi,” pungkasnya.Gubernur Jatim, Soekarwo menambahkan, pemberian penghargaan dari Kemendagri ini sangat bagus.

Namun variable penilaian dan penghargaan diharapkannya tidak hanya manajemen kota. Karena banyak kriteria lain yang bisa diinovasikan oleh setiap pemerintah daerah.

“Ada 138 variabel manajemen itu yang bisa diberikan awards. Ini masih ada sembilan saja. Misalnya bisa saja soal penurunan kemiskinan, pengurangan pengangguran dan variable lain tidak hanya manajemen kota tapi juga bisa lebih menyentuh manajemen desa,” kata Soekarwo. (red)

Leave a Reply