21.1 C
New York
Jumat, Juli 30, 2021

Buy now

Surabaya Targetkan Pendapatan Uji Kir Mencapai 15,6 Miliar




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) kota Surabaya tahun ini ditarget untuk mendapat pendapatan dari retribusi uji KIR sebesar Rp 15,6 miliar. Target ini sejalan dengan diterapkannya sistem SMS gateway yang mampu memberikan informasi mengenai pengujian kendaraan.

Salah satu kendaraan saat melakukan proses uji kir
Seperti dikemukakan Plt Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat, target tahun ini memang meningkat dari tahun lalu sebesar Rp 12 miliar. Namun melihat perolehan hingga semester pertama 2015 yang baru tercapai sekitar 30 sampai 40 persen, tentu ini merupakan hal yang cukup sulit. Apalagi tahun lalu pun hanya tercapai 85%.

“Memang target ini agak sulit tercapai karena uji kir setiap kendaraan tidak wajib dilakukan di Surabaya. Atau dengan kata lain bisa dilakukan di daerah lain,” katanya dalam konferensi pers, Senin (6/7/2015)

Selain banyaknya kendaraan berplat Surabaya yang beroperasi di luar Surabaya, menurut Irvan, rendahnya pendapatan sektor uji KIR ini juga disebabkan banyaknya kendaraan MPU yang tidak melakukan uji KIR, bahkan beroperasi tanpa menggunakan izin trayek.

“Dari jumlah MPU di Surabaya sebesar 4000 armada, hanya sekitar 50 persen atau 2000-an MPU yang telah melakukan uji KIR,” jelasnya.

Irvan menambahkan banyak kendaraan penumpang umum yang semestinya tidak layak jalan tetap beroperasi, bahkan enggan untuk melakukan uji kir lantaran hasilnya pasti tidak layak, terutama kendaraan yang usianya tua.

“Untuk kendaraan tidak layak jalan, kami hanya bisa melakukan razia karena sulit sekali meminta pemilik MPU untuk uji kir. Ini bukan semata-mata untuk profit tetapi untuk keselamatan di jalan,” imbuhnya.

Meski begitu, Dishub Kota Surabaya meyakini masih bisa mencapai target tahun ini. Terutama setelah mengembangkan sistem SMS gateway, di mana masyarakat bisa mendapatkan peringatan otmatis jika masa uji kir akan habis, termasuk informasi mengenai biaya pengujian yang bisa di akes di 085733320999.

Berdasarkan data Dishub Kota Surabaya tahun ini ada 99.426 unit kendaraan yang harus melakukan uji Kir, sebanyak 4.563 unti merupakan kendaraan mobil penumpang umum (MPU) , 3.302 bis umum, 1.205 bis bukan umum, 17.230 mobil angkutan barang umum dan mobil barang bukan umum sebanyak 66.576 unit.

Kasubag TU UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Tandes, Budi Basuki menambahkan, pihaknya memperkirakan pencapaian target pendapatan dari uji kir ini bakal sama seperti tahun lalu karena persoalan yang sama yakni mutasi uji kir ke daerah lain.

“Biasanya kendaraan berat yang belinya di Surabaya lalu beroperasi di luar atau digunakan untuk proyek di luar Surabaya seperti Sulawesi dan Kalimantan, jadi ini enggak bisa disalahkan,” katanya. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,995FansSuka
2,878PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles