Tarif Angkutan Turun 5% Mulai 15 Januari 2016

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Terkait dengan pengumuman yang dikeluarkan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan tentang penurunan tarif angkutan umum sebesar 5 persen karena adanyan kebijakan penurunan harga BBM, yang akan diberlakukan 15 Januari mendatang, Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub LLAJ) Jatim langsung melakukan sosialisasi kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan para pengusaha angkutan di Jatim.

Kabid Angkutan Jalan Dishub LLAJ Jatim Sumarsono, saat menjelaskan penurunan tarif angkutan di Surabaya, Senin (11/1/2016)

Dalam rapat bersama di kantor Dishub LLAJ, Jl Ahmad Yani Surabaya ini, Kabid Angkutan Jalan Dishub LLAJ Jatim Sumarsono mengatakan, keputusan ini hendaknya dijalankan dengan benar, terutama bagi mereka yang selama ini sudah menerapkan tarif di batas atas.

“Penurunan tarif sebesar 5% ini akan diterapkan bagi Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) serentak tanggal 15 Januari, namun tetap menunggu persetujuan Gubernur dulu,” katanya kepada wartawan, Senin (11/1/2016).

Penurunan ini menurut Sumarsono perlu dilakukan karena Angkutan Kota Antar Provisnsi (AKAP) juga menurunkan tarifnya 5%.

“Jadi supaya tidak menimbulkan persoalan dan gejolak dilapangan karena adanya disparitas harga, maka AKDP juga harus menurunkan tariff sebesar 5%,” terangnya.

Mengingat tariff angkutan yang bervariasi dimana denga penurunan ini akan memunculkan angka ratusa rupiah, maka disepakati pembulatan ongkos akan dilakukan dengan harga Rp 500 rupiah.

“Misalnya dengan penurunan harga ini muncul angka Rp 14.300 rupiah, maka akan dibulatkan menjadi Rp 14.500. Jadi nantinya sebenarnya penurunan itu tidak murni 5%,” terang Sumarsono.

Sementara untuk angkutan kelas premium, seperti perusahaan taksi dan angkutan non-ekonomi, Dishub menyerahklan hal tersebut ke perusahaan masing-masing. Bisa jadi tidak ada perubahan harga. (Ep)

Leave a Reply