Tarif Bus AKDP Jatim Turun 3,3%, Ikuti Harga BBM

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Menyusul terjadinya penurunan bahan bakar minyak yang ditetapkan Pemerintah Pusat beberapa waktu lalu, maka tarif angkutan bus Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Jawa Timur mengalami penurunan sekitar 3,31%, setara dengan Rp 500-Rp 1.500.

Tarif Bus AKDP Jatim Turun 3,3%, Ikuti Harga BBM

Dikatakan Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jatim, Sumarsono, besaran penurunan tarif sudah dihitung dan mengacu pada prosentasi penurunan BBM.

“Usulan penurunan tarif AKDP ini telah disetujui para pemilik bus dan perwakilan dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jatim,” ucapnya seusai rapat koordinasi usulan penurunan tarif di Surabaya, Senin (4/4/2016).

Sumarsono juga menambahkan, selain factor turunnya harga BBM, penurunan tarif ini juga mengikuti edaran Menteri Perhubungan No.26 tertanggal 1 April 2016, yang menyatakan bahwa penurunan tarif angkutan diputuskan sekitar 3,5%.

Keputusan penurunan tarif ini, akan segera diserahkan pada Gubernur Jatim Soekarwo, untuk berikutnya dibuatkan payung hukum berupa Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim.

“Nah, kalau nanti sudah diberlakukan dan masih ada bus ekonomi yang tak mau menuruti aturan ini, maka dipastikan akan dikenai sanksi. Sanksinya bisa berupa pencabutan trayek,” tegas Sumarsono.

Sementara Ketua Organda Jatim, Musthofa, mengaku pasrah dengan ketetapan penurunan tarif angkutan ini, karena menurut dia, yang menikmatinya adalah konsumen, dan bukan perusahaan kendaraan.

“Bagi perusahaan otobus , dengan adanya penurunan BBM ini tidak berdampak pada keuntungan, karena pemerintah menghendaki adanya penurunan tarif. Jadi ya sama saja,” pungkasnya. (EP)

Leave a Reply