Terminal Teluk Lamong Operasikan Rute Baru Cina-Korea

Suasana press conference di Terminal Teluk Lamong

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pelayaran internasional yang melalui rute di Terminal Teluk Lamong (TTL) terus bertambah. Kali ini rute terbaru yang dimulai adalah China-Korea.

Upaya membuka rute baru ini sekaligus untuk mewujudkan PT Pelindo III (Persero) untuk menggiring kapal-kapal Internasional masuk ke Indonesia melalui TTL. Sebelumnya rute yang beroperasi adalah Cina-Indonesia yang dibuka pada 30 Juli 2015.

Suasana press conference di Terminal Teluk Lamong“Keberadaan TTL menjadi pemacu roda perekonomian dunia dengan masuknya kapal-kapal berkapasitas besar. Sehingga dapat menekan biaya logistik,” kata Direktur Operasional di Busan New Port, Agubg Kresno Sarwono, saat press conference di TTL, kemarin. (7/10/2015).

Tercatat rute baru tersebut merupakan hasil kerjasama TTL dengan tiga pelayaran besar milik Korea yakni Heung-A, CK Line dan Sinokor. Acara pembukaan rute baru ini dilaksanakan pada Rabu (7/10/2015) oleh Direktur Operasional dan Teknik PT TTL Agung Sarwono dan Brown Koo, Director of Heung A-Haspul.

Pelayaran perdana akan dilakukan dengan menggunakan kapal MV Lorentia rute Pusan-Kwangyang-Shanghai-Shekou-Jakarta-Surabaya-Saigon-Shanghai dan sandar di TTl dengan muatan kurang lebih 650 box. Kapal berbendera Liberia dengan panjang 215,10 m dan lebar 29,92 m tersebut akan sandar pada 7 Oktober 2015 bersamaan dengan acara pembukaan rute baru di TTL.

Pihak perusahaan asal Korea Heung-A, CK Line dan Sinokor berkomitmen akan melakukan pelayanan secara berkala setiap Minggu di TTL. Sedangkan kedalaman alur yang dimiliki TTL menjadi daya tarik bagi kapal internasional berkapasitas dan bermuatan besar untuk sandar. MV Lorentia membutuhkan kedalaman maksimal 11,55 m sehingga kedalaman alur TTL yang mencapai -16m LWS dapat menampung kapal dengan berat 37.900 ton.

“Dengan konsep semi otomatis yang dimiliki maka kecepatan dan ketepatan menjado hal yang dapat dijanjikan oleh TTL. Terutama untuk melayani kapal kapal internasional,” pungkasnya. (ep)

Leave a Reply