11 C
New York
Senin, Oktober 26, 2020

Buy now

TPP Guru Agama Rp 200 M Belum Terbayarkan




SURABAYA (kabarsurabaya.com) Puluhan guru agama yang tergabung dalam Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Jatim mengadu ke DPRD Jatim. Mereka mempertanyakan TPP Guru Agama sebesar Rp 200 miliar yang tak kunjung dicairkan.

Dimana sejak 2014 banyak diantara mereka yang belum di mendapatkan tunjangan. Perwakilan AGPAII mendatangi Komisi E DPRD Jatim, Senin (27/12/15).

Muharom, guru agama asal Kabupaten Jember meminta ada solusi terbaik. Sebab, selama ini kabar adanya tunjangan penghasilan guru harusnya sudah dicairkan. Dimana 38 kabupaten/kota se Jatim dana TPP dalam satu tahunnya mencapai Rp 200 miliar.

“Ini aneh, tidak semua guru agama menerima cairan
TPP dan ini,” kata Muharom.

Kemenag yang diserahi pemerintah pusat ternyata tidak mampu melakukan teknis pembagian. Akibatnya, banyak guru agama Islam yang seharunya sudah mendapatkan dana dari pemerintah pusat tersebut, ternyata kenyataanya belum.

Kabid Pais (Pendidikan Agama Islam) Kemenag Jatim, Mas’ud mengatakan pencairan dilakukan setiap tiga bulan. Dirinya, mengatakan kekurangan guru madrasah juga sama belum cair.

Adanya kekurangan, sama dengan yang lainnya. Mas’ud menyampaikan, dirinya ikut mendorong jika melakukan protes penataan TPP dilakukan ke pusat dipersilahkan. Dirinya juga ingin meyakinkan, agar proses pembagian dana TPP tidak salah.

“Pembagian diberikan setiap tiga bulan, agar ada evaluasi. Ternyata saat dibuat ada banyak masalah. Kita melakukan pembenahan,” katanya.

Dituding adanya keterlambatan koordinasi, Kemenag Jatim membantah, jika selama ini koordinasi masih berjalan optimal. Namun, pengajuan masuknya TPP ke Kemenang masuk Bulan Nopember 2015.

“Persoalannya memang disitu,” urainya.

anggota Komisi E DPRD Jatim, Anisya Syakur dan Wakil Ketua Komisi E, Suli daim mengatakan pihaknya terus mendorong agar guru tetap mendapatkan haknya.

“Salah satu upaya, kita lakukan dengan mempertemukan dengan guru agama Islam dengan Kemenag. Sehingga, ada solusi terbaik,” kata Anisya Syakur. (KS5/RED)




Related Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,401PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...