TPS Sumbang Peralatan SAR Senilai Rp 73 juta

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka HUT PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) yang ke 17, hari ini (22/4/2016) TPS memberi bantuan peralatan Search And Rescue (SAR) kepada kepolisian Resor Polres Tanjung Perak senilai R- 73 juta.

Bantuan satu unit perahu SAR bersama 1 unit mesin tempel, 10 baju pelampung, dan 4 mesin pemotong ini, diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT TPS, Dothy, yang diterima oleh Kapolres KP3 Tanjung Perak, AKBP Arnapi di Mapolres KP3 Tanjung Perak.

Kapolres KP3 Tanjung Perak AKBP Arnapi saat menerima secara simbolik perahu karet lengkap dengan mesinnya, lima unit mesin pemotong kayu, dan sepuluh baju keselamatan (plampung), yang diserahkan Direktur Utama PT TPS, Dothy di Surabaya, Jumat (22/4/2016)

Dalam sambutannya, Dothy menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan kepedulian perusahaan yang dipimpinnya kepada pihak polres tanjung perak, guna membantu kinerja dalam mengatasi tanggap darurat bila terjadi bencana maupun penanganan peristiwa.

“Dalam rangkaian HUT ke 17 PT TPS ini, salah satu kegiatan kami adalah memberi bantuan berupa perahu karet lengkap dengan mesinnya, lima unit mesin pemotong kayu, dan sepuluh baju keselamatan (plampung) ini,” ujar Dothy, Jumat (22/4/2016).

Sementara Kapolres KP3 Tanjung Perak AKBP Arnapi mengatakan, bantuan dari TPS tersebut segera diproses menjadi barang milik Negara, dan akan dimanfaat untuk mendukung operasional Polres Tanjung Perak.

Direktur Utama PT TPS, Dothy, dan Kapolres KP3 Tanjung Perak, AKBP Arnapi memeriksa barang-barang yang disumbang oleh PT TPS, Jumat (22/4/2016)

“Kami berterima kasih atas bantuan ini. Tentu saja ini akan sangat bermanfaat dalam mendukung operasional kami. Apalagi kebetulan kami memang tidak punya peralatan SAR,” kata Arnapi.

Arnapi juga mengungkapkan, pengalaman waktu lalu saat melakukan giat di pinggiran sungai sedikit mengalami kendala, lantaran target menceburkan diri ke sungai sehingga anggotanya sedikit mengalami kesulitan, namun dengan peralatan SAR ini, Dia yakin akan mendukung oprasional di lapangan.

Namun bila dilihat bahwa diwilayah pelabuhan Tanjung Perak ada institusi yang juga di bawah Kepolisian Daerah (Polda) yaitu Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) yang justru lebih kerap bersinggungan dengan laut dan perairan, yang mungkin lebih membutuhkan. Maka bisa jadi apa yang dilakukan PT TPS ini sedikit salah sasaran. (EP)

Leave a Reply