9.2 C
New York
Minggu, Oktober 25, 2020

Buy now

Wagub : Pemimpin Harus Inovatif dan Kreatif




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf mengatakan seorang pemimpin harus inovatif dan kreatif untuk mencetuskan hal-hal baru yang beorientasi ke depan guna meningkatkan kinerja pelayanan publik. Demikian dikatakannya saat pembukaan diklat Kepemimpinan Tingkat II angkatan 39 Pemprov Jatim tahun 2016 di Bandiklat Prov Jatim, Jumat (26/2/2016).

Wagub : Pemimpin Harus Inovatif dan Kreatif

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mencapai kinerja yang lebih baik seorang pemimpin juga harus mampu memahami masalah, mampu menemukan solusi yang terbaik dan harus mampu menggerakkan dukungan baik berupa materi maupun semangat.

Selain itu, pemimpin yang inovatif harus bisa membangun komitmen bersama dengan seluruh jajaran organisasi, memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap kualitas, tidak tertutup dengan perubahan yang kontruktif, dan istiqomah pada semua keputusan yang ditetapkan.

Menurutnya, pemimpin yang baik harus bisa mengambil keputusan untuk mempermudah dan mempercepat dalam pencapaian tujuan organisasi Keputusan harus mampu memecahkan persoalan yang dihadapi organisasi, dan keputusan harus cepat karena kalau terlabat mengambil keputusan bisa menghambat kinerja.

Sementara menurut Gus Ipul panggilan akrabnya, kepemimpinan yang efektif adalah yang bisa mengembangkan, melatih dan mengayomi bawahan, berkomunikasi secara efektif dengan bawahan dan memberi informasi kepada bawahan.

Seperti yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara seorang kepemimpinan harus Ing Ngarso Sung Tulodo yang artinya pemimpin memberi suri tauladan bagi yang lain. Ing madyo mangun karso yang artinya bekerjasama dengan pihak lain dalam rangka mencapai tujuan organisasi, dan Tut wuri handayani artinya memberi kesempatan kepada bawahan sekaligus memberi dorongan semanngat dalam rangka peningkatan kinerja.

Kepala Lembaga Administrasi Negara RI, Adi Suryanto mengatakan, diklat Pim II ini bertujuan meningkatkan kompetensi kepemimpinan strategis pada pejabat eselon II yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansinya masing-masing.

Dikatakannya, dalam diklat ini diberlakukan pola baru yakni bahwa proses pembelajaran tidak hanya di dalam ruangan tapi akan dikembalikan pada instansi masing-masing, selanjutnya untuk membuat inovasi bersama mentor masing-masing. Dalam penyampaian inovasi tersebut harus bisa meyakinkan pimpinan apa yang akan diajukan sebagai terobosannya.

“Karena tidak menutup kemungkinan ada mentor yang tidak mengetahui inovasi apa yang telah dilakukannya, bahkan setelah mentor tersebut diwawancarai tidak mengetahui,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannnya, dalam diklat ini ada beberapa kurikulum diantaranya, tahap Diagnosa Kebutuhan Perubahan yang terdiri dari integritas dan wawasan kebangsaan, pembekalan isu strategis, organisasi berkinerja tinggi, diagnostic Reading, dan penjelasan Proyek Perubahan.

Selain itu tahap Taking Ownership (Breakthrough I), tahap merancang perubahan dan membangun tim yang terdiri dari inovasi, benchmarking ke Best Practice, membangun timefektif, merancang proyek perubahan, seminar presentasi proyek perubahan, pembekalan implementasi proyek perubahan, dan tahap Laboratorium Kepemimpinan serta yang terakhir tahap evaluasi terdiri dari seminar laboratorium kepemimpinan dan evaluasi. (KJ/EP)




Related Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,401PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...