Walikota Serahkan SK Pengangkatan CPNS Kategori II Tahap III

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Perjuangan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah hal yang tidak mudah karena harus siap menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat, dan harus bersedia menjalankan tugas di mana saja.

Menurut Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Kota Surabaya merupakan salah satu kota yang mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat. Karena itu Ia meminta agar segenap CPNS untuk tetap menjaga amanah yang diberikan melalui jabatan ini, Salah satunya dengan mentaati aturan dan harus bersedia ditempatkan dimanapun.

Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada Suwandi dari Dinas Perhubungan dan Tanti Meliana dari Puskesmas Ketabang di Graha Sawunggaling, Selasa (14/7/2015)

“Perjuangan menjadi CPNS adalah hal yang tidak mudah, karena menjadi seorang PNS merupakan sebuah kehormatan. Bukan saja dapat menolong orang lain, Seorang PNS jika bekerja dengan benar akan dapat menyelamatkan orang lain,” terang Risma saat memberikan pengarahan kepada ratusan penerima SK Calon PNS (CPNS) di Graha Sawunggaling, Selasa (14/7/2015).

Walikota juga mengharapkan agar nantinya para CPNS bisa mentaati aturan yang ada, karena ini merupakan hal yang mutlak diperlukan untuk bekerja dengan baik.

“Pemkot kemarin telah memberhentikan sebanyak 14 PNS karena tidak disipilin dalam mentaati aturan,” imbuh walikota.

Permintaan walikota agar taat pada aturan yang berlaku, bukan tanpa dasar. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian dan Diklat Henry Rachmanto turut menjelaskan tentang aturan bagi para calon Aparatur Sipil Negera (ASN) sebagaimana yang telah diatur dalam PP No. 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Henry Rachmanto merasakan bahwa masalah yang sering timbul, umumnya berasal dari ketidakhadiran pegawai tanpa keterangan. Ia juga menambahkan bahwa para PNS yang melanggar aturan dapat dikenakan sanksi sampai dengan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Disisi lain, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Surabaya, Mia Santi Dewi dalam laporannya menyebutkan, bahwa sebanyak 300 SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berasal tenaga honorer kategori II (K II) tahap III ini.

Terdiri dari golongan I sebanyak 36 orang, golongan II sebanyak 125 orang, golongan III sebanyak 140 orang. Dengan jenis tenaga pendidikan sebanyak 148, tenaga kesehatan 7 dan tenaga teknis 145.
Untuk tenaga pendidikan guru, Mia Santi mengatakan bahwa mereka tidak akan ditempatkan di tempat asal mereka, namun akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

“Untuk tahap I dan II kemarin, telah diserahkan sebanyak 762 SK, jadi total 1078 tenaga honorer yang lulus, kini tinggal 16 yang masih dalam proses verifikasi,” terangnya.

Untuk menguatkan mental para CPNS, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turut menjelaskan pengalamannya menjadi seorang PNS, dimana Ia pernah dalam satu tahun dipindahkan sebanyak tiga kali.

“Saya satu tahun pernah pindah sebanyak tiga kali, tapi saya tidak khawatir. Dengan begitu saya memiliki lebih banyak pengalaman dan banyak teman,” sambung walikota. (Edmen Paulus)

Leave a Reply