25.3 C
New York
Sabtu, September 26, 2020

Buy now

200 Miliar TPP Guru Agama Belum Terbayarkan, Wadul Ke Dewan Jatim

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Puluhan guru agama yang tergabung dalam Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Jatim Mempertanyakan tidak jelasnya nasib mereka. Dimana sejak 2014 banyak diantara mereka yang belum di mendapatkan tunjangan. Perwakilan AGPAII, dilakukan dengan mendatangi Komisi E DPRD Jatim, Senin (27/12).

Ilustrasi

Muharom, guru agama asal Kabupaten Jember meminta ada solusi terbaik. Sebab, selama ini kabar adanya tunjangan penghasilan guru harusnya sudah dicairkan. Namun, selama ini, tidak ada solusi yang diberikan.

“Di 38 kabupaten/kota se Jatim dana TPP dalam satu tahunnya mencapai Rp 200 miliar, namun tidak semua guru agama sudah menerima cairan TPP. Ini, meresahkan kami para guru,”terang Muharom.

Menurut sejumlah guru yang ikut hearing, amburadulnya pembagian TPP karena peranan Kemenag yang diserahi pemerintah pusat, ternyata tidak mampu melakukan teknis pembagian. Akibatnya, banyak guru agama Islam yang seharunya sudah mendapatkan dana dari pemerintah pusat tersebut, pada kenyataannya ternyata belum dapat.

Kabid Pais (Pendidikan Agama Islam) Kemenag Jatim, Mas’ud mengatakan, pencairan dilakukan setiap tiga bulan. Dan kekurangan guru madrasah juga dikatakan sama-sama belum cair.

Adanya kekurangan ini, sama dengan yang lainnya. Mas’ud menyampaikan, dirinya ikut mendorong jika melakukan protes penataan TPP dilakukan ke pusat dipersilahkan. Dirinya juga ingin meyakinkan, agar proses pembagian dana TPP tidak salah.

“Pembagian diberikan setiap tiga bulan, agar ada evaluasi. Ternyata saat dibuat ada banyak masalah. Kita melakukan pembenahan,” terang dia.

Dituding adanya keterlambatan koordinasi, Kemenag Jatim membantah, jika selama ini koordinasi masih berjalan optimal. Namun, pengajuan masuknya TPP ke Kemenang masuk Bulan Nopember 2015. “Persoalannya memang disitu,” ujar dia.

Untuk penataan, Kemenag menjanjikan belum terbagianya secara rata dari TPP, segera mengusulkan ke APBN Perubahan. Sehingga pemberian TPP ke guru agama Islam bisa terbagi secara rata sesuai dengan data bay name by addrees.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi E DPRD Jatim, Anisya Syakur dan Wakil Ketua Komisi E, Suli daim mengatakan pihaknya terus mendorong agar guru tetap mendapatkan haknya.

“Salah satu upaya, kita lakukan dengan mempertemukan dengan guru agama Islam dengan Kemenag. Sehingga, ada solusi terbaik,” terang dia.

Sementara Wakil ketua Komisi E Suli Daim, juga menjelaskan, problem pendidikan di Jawa Timur masih cukup komplek. Pihaknya sebatas memfasilitasi dan melakukan kebijakan politik.

“Harusnya tunggakan 2011-2012 diselesaikan dengan Kemenang. Jangan hanya guru di janjikan angin surga. Harusnya tahun 2016 dipenuhi sesuai janji Kemenag,” pungkasnya. (KS5/Red)

Related Articles

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...

126 Fintech Lending Ilegal Ditutup OJK

JAKARTA (kabarsurabaya.com) Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran pinjaman dana dari fintech peer to peer lending ilegal dan tawaran investasi dari...

Tawarkan Program Haji Khusus, BNI Syariah Gelar Webinar Customer Gathering 

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - BNI Syariah menyelenggarakan Webinar Customer Gathering dengan tema “Rindu Baitullah, Rindu Kepada Yang Maha Mencintai”. Acara dengan format webinar ini diselenggarakan dengan...

Stay Connected

20,734FansSuka
2,377PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...

126 Fintech Lending Ilegal Ditutup OJK

JAKARTA (kabarsurabaya.com) Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran pinjaman dana dari fintech peer to peer lending ilegal dan tawaran investasi dari...

Tawarkan Program Haji Khusus, BNI Syariah Gelar Webinar Customer Gathering 

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - BNI Syariah menyelenggarakan Webinar Customer Gathering dengan tema “Rindu Baitullah, Rindu Kepada Yang Maha Mencintai”. Acara dengan format webinar ini diselenggarakan dengan...

Huawei Resmi Hadirkan High-End Experience Store di Plasa Marina, Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pada tahun ini, berbagai inovasi terbaru telah dihadirkan Huawei melalui ragam produk yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kini, Huawei akan hadir...

 Machfud Arifin: No 2 Simbol Kemenangan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon wali Kota Surabaya, Machfud Arifin optimis mendapatkan nomor urut 2 dalam kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020. Machfud...