Bank BNI Jatim Ikutkan 154 Pejabat dalam Diklat Bela Negara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Untuk mewujudkan pemimpin berkarakter, sebanyak 154 Pejabat Bank Negara Indonesia (BNI) se Jawa Timur mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bela Negara selama tiga hari, 11-13 Maret 2016 di Badan Diklat Jatim.

Bank BNI Jatim Ikutkan 154 Pejabat dalam Diklat Bela Negara

Dikatakan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Mayjen TNI Hartind Asrin usai Pembukaan Diklat, Diklat ini sesuai dengan yang diamanatkan dalam UUD 1945, Pasal 27 ayat 3 bahwa setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara baik secara individu, kelompok atau sebagai komponen bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Untuk membentuk sikap dan perilaku perorangan maupun kelompok yang sesuai kebutuhan organisasi, hanya dapat dilakukan melalui Diklat yang terstandar dan terukur, sebagaimana yang akan dilaksanakan oleh para peserta Diklat kali ini,” katanya.

Menurutnya, BNI merupakan bank pertama milik Negara yang lahir pada masa kemerdekaan, dengan tekad melalui identitas koorporatnya, mengutamakan persatuan, keberanian, dan patriotism sebagai bank perjuangan. Dengan Visi “Menjadi Lembaga Keuangan yang unggul dalam Layanan dan Kinerja” dan dangan motto “Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa”

“Salah satu langkah yang ditempuh pimpinan BNI dalam mempersiapkan generasi yang memiliki integritas dan daya juang yang tinggi adalah melalui Diklat Kader Bela Negara BNI,” lanjut Hartin.

Diklat Kader Bela  BNI Wilayah  Jawa Timur yang dilakukan saat ini, merupakan Diklat ketiga oleh instansi perbankan yang ada di Indonesia, dengan peserta Diklat dari unsure pimpinan sekaligus ujung tombak organisasi BNI.

“Diklat ini bertujuan membekali peserta Diklat dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku sebagai kader bela Negara dan pemimpin yang berkarakter,” ujarnya.

Lebih lanjut menurutnya, sebagai pemimpin tidaklah cukup dengan berbekal ilmu pengetahuan saja, tetapi ada hal-hal yang prinsip yang harus dimiliki dan itu hanya akan diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan baik secara teori (pengetahuan), maupun praktik (keterampilan) seperti disiplin, keteladanan, bertanggungjawab, pantang menyerah, berani mengambil risiko, dan kerjasama. (KJ/EP)

Leave a Reply