11 C
New York
Sabtu, Oktober 17, 2020

Buy now

BKGN 2015 Targetkan Menjangkau 50.000 Orang




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) hasil kolaborasi antara Unilever melalui brand Pepsodent dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia(AFDOKGI) kembali hadir untuk keenam kalinya di tahun 2015 ini.

Kegiatan yang bertujuan untuk mengedukasi serta membiasakan masyarakat Indonesia merawat kesehatan gigi serta memeriksakan diri ke dokter gigi setiap enam bulan sekali ini, menargetkan bias menjangkau setidaknya 50.000 orang di 25 PDGI Cabang dan 20 Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) yang tersebar di 14 kota seluruh Indonesia.

Peresmian BKGN 2015 berlangsung di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FakultasKedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga, Surabaya, oleh menteri kesehatan yang diwakili Direktur Bina Kesehatan Anak, Dirjen Bina Gizi & KIA Kementerian Kesehatan RI dr. Elizabeth Jane Soepardi.

Hadir dalam acara ini, Direktur Personal Care PT Unilever Indonesia Tbk. Annemarieke de Haan, Ketua PB PDGI drg. Farichah Hanum, MKes, Dekan FKG Unair Prof. H.R.M Coen Pramono D serta 19 dekan FKG yang terlibat dalam BKGN 2015.

Dikatakan Head of Professional Relationship Oral Care, PT Unilever Indonesia Tbk. drg. Ratu Mirah Afifah GCClinDent. MDSc,, BKGN selama lima tahun digelar ini, telah mengedukasi 155.451 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang mendapatkan perawatan kesehatan gigi gratis dan teredukasi tentang cara merawat kesehatan gigi dan mulut yang benar,” katanya.

Dan dari data yang dimiliki, menurut Ratu Mirah, 25,9 persen masyarakat Indonesia mengeluh mengalami gangguan gigi dan gusi.

“Jadi bisa dibayangkan, berapa banyak masyartakat kita yang masih kurang memahami bagimana cara merawat gigi dan mulut dengan benar,” seru Mirah.

Di terangkan juga oleh Mirah, dari hasil suvey pada BKGN tahun lalu yang digelar di enam kota, mengungkapkan bahwa 55 persen pengunjung BKGN pernah mengalami sakit gigi. Tetapi banyak pula yang belum pernah ke dokter gigi.

“Alasan utamanya adalah anggapan biaya pemeriksaan gigi itu mahal, atau mereka merasa tidak perlu ke dokter gigi secara rutin,” tambahnya.

Meski demikian, Mirah merasa sangat senang karena BKGN mampu menarik minat masyarakat memeriksakan kondisi kesehatan giginya. Ini terbukti dari 24 persen responden adalah partisipan dari BKGN tahun sebelumnya.

Sementara itu, ketua AFDOKGI Prof. H.R.M Coen Pramono D, drg, SU, Sp.BM, mengemukakan berdasarkan indeks DMFT (indeks gigi berlubang) menunjukkan bahwa kerusakan gigi permanen masyarakat Jawa Timur mencapai 5,5 , yang itu berarti melebihi indeks kerusakan gigi skala nasional yang mencapai 4,6.

“Komponen terbesar sebanyak 3,8 adalah jumlah gigi permanen yang dicabut atau merupakan sisa akar. Sedangkan yang sudah ditambal masih rendah sekali, hanya 0,08,” ujarnya. (Edmen Paulus)




Related Articles

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,388PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...

Tiap RT Rp 150 Juta, Machfud Arifin- Mujiaman Pastikan Surabaya Dibangun sampai Tingkat Paling Bawah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya nomer urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman bakal membangun Surabaya hingga tingkat Rukun Tetangga...