GOW Kota Surabaya Peduli dan Dukung Tumbuh Kembang Anak secara Maksimal

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pertumbuhan dan perkembangan anak-anak sebeagai generasi penerus yang unggul tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Mereka sangat membutuhkan lingkungan yang baik dan subur yang sengaja diciptakan, yang memungkinkan karakter mereka berkembang dengan baik dan optimal.

Merayakan HUT ke 49, GOW gelar seminar “Ketahanan Keluarga Untuk Mempersiapkan Anak-Anak Menyongsong Masa Depan Secara Mental Spiritual”

Dan semua itu, menurut pakar tumbuh kembang anak, kak Seto Mulyadi, merupakan tanggungjawab orang tua sebagai pilar utama pembangunan mental dan karakrter anak, terutama pada usia balita.

“Suasana yang penuh kasih sayang pada usia balita, mau menerima anak apa adanya, menghargai potensi anak, memberikan rangsangan baik secara kognitif, afektif maupun psikomotorik, akan sangat mempengaruhi tumbuhnya generasi unggul dan berkarakter di masa depan,” lanjutnya, dalam seminar “Ketahanan Keluarga Untuk Mempersiapkan Anak-Anak Menyongsong Masa Depan Secara Mental Spiritual” yang di gagas oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya, beberapa waktu lalu.

Anak-anak boleh dibilang mahluk yang masih lemah. Namun justru karena kelemahan itu, mereka seringkali mendapatkan perlakuan yang sewenang-wenang dari orang-orang disekitarnya. Dan salah satu yang sedang marak terjadi akhir-akhir ini adalah pelecehan seksual.

Dan yang memprihatinkan, seringkali yang menjadi pelaku pelecehan seksual atau juga kekerasan pada anak-anak adalah orang-orang dari lingkungan terdekatnya seperti orangtua kandungnya sendiri, orang tuatiri, paman, bibi, kakek, nenek, tetangga, guru, majikan, teman-teman bermain atau lembaga dan pihak-pihak lain yang seharusnya justru mengayominya.

“Dan kejadian ini bias menghancurkan psikososial dan tumbuh kembang anak di masa depan. Karena itu pemberian pendidikan seksual dan informasi mengenai kekerasan sejak dini (usia 3-4 tahun) harus dilakukan dengan bijak,” terang kak Seto.

Hal lain yang seringkali juga menjadi pengaruh negatif bagi tumbuh kembang anak adalah pemaksaan keinginan dari orang tua itu sendiri. Karena itu menurut kan Seto, hendaknya ortang tua lebih bijak dan mau memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan imajinasinya, dan bukan menekannya dengan kemauan orang tua sendiri.

“Banyak orang tua yang ingin anaknya bisa baca secepatnya, atau ikut lomba-lomba yang kadang tidakdisukai oleh anak itu sendiri. Ini semua justru sebenarnya akan berdampak pada kemampuan anak karena ada unsure pemaksaan yang dilakukan orang tua,” lanjutnya.

Karena itu kak Seto menyarankan pada orang tua untuk tidak mematikan spontanitas anak, tidak berprasangka buruk pada anak, mengajarkan pada anak untuk belajar memiliki prioritas hidup, menumbuhkan rasa percaya diri anak dengan tidak melakukan kekerasan yang membuat anak menjadi takut mencoba sesuatu yang baru.

“Dan yang tidak kalah penting adalah upayakan selalu mendidik dan membesarkan anak dengan kasih saying serta keakraban dalam lingkungan keluarga,” jelas Kak Seto.

Ketua umum GOW kota Surabaya, Asrilia Kurniati

Sementara itu, Ketua umum GOW kota Surabaya, Asrilia Kurniati menjelaskana bahwa sebagai organisasi yang terdiri dari para wanita dan juga ibu, pihaknya sangat konsern dan sangat mendukung suasana lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

“Tentu saja karena kami sebagian besar adalah ibu yang memiliki anak-anak, maka kami sangat peduli dengan tumbuh kembang anak yang sehat. Bukan hanya secara fisik sehat, melainkan secara psikologi, social dan edukasi juga harus sehat,” tambah Asrilia.

Dan kerena itu menurut Asrilia, GOW Kota Surabaya akan terus mendukung gerakan apapun yang muncul di masyarakat yang peduli pada tumbuh kembang anak.

“Dan salah satu yang kami lakukan adalah dengan menggelar berbagai edukasi dan sosialisasi pada ibu-ibu dan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui berbagai seminar semacam ini,” ucap Asrilia.

Seminar “Ketahanan Keluarga Untuk Mempersiapkan Anak-Anak Menyongsong Masa Depan Secara Mental Spiritual” yang di gagas oleh GOW Kota Surabaya ini, juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun GOW Kota Surabaya yang ke 49. (Ep)

Leave a Reply