20.2 C
New York
Minggu, September 27, 2020

Buy now

Markisa Bisa Awetkan Minyak Goreng

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pemakaian minyak goreng oleh masyarakat yang berulang-ulang meski sudah kotor dan menghitam, serta proses pemanasan yang lama, akan menyebabkan perubahan fisik kimiawi minyak goreng. Namun sayangnya, hal ini sering dilakukan dengan alasan efisiensi dan penghematan.

Tiga orang mahasiswa (Jessica Angelia, Hanna Septy Pekaata, dan Stephen Utomo) jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya untuk berinovasi dengan menjadikan kulit markisa sebagai pengawet alami minyak goreng

Kenyataan ini menginspirasi tiga orang mahasiswa (Jessica Angelia, Hanna Septy Pekaata, dan Stephen Utomo) jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya untuk berinovasi dengan menjadikan kulit markisa sebagai pengawet alami minyak goreng.

Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi titik terang untuk mengatasi penggunaan minyak goreng yang terlalu sering dipakai tanpa diganti, maupun pemakaian minyak goreng dengan pemanasan yang lama dan berulang.

Menurut Jessica, pada awalnya memang tertarik dengan buah markisa, yang kemudian disarankan oleh dosen pembimbingnya untuk mencoba mencari kandungan apa yang bisa dimanfaatkan dari kulit markisa.

“Lalu kami analisa dan ketemu kalau kulit markisa antioksidannya tinggi. Dan kita disarankan untuk menggunakan itu sebagai pengawet minyak goreng,” jelas Jessica.

Mereka mengaku bahwa pembuatan ekstrak ini cukup cepat, karena untuk mengubah kulit markisa hingga menjadi ekstrak yang siap dicampur dengan minyak hanya dibutuhkan waktu dua hari.

Hebatnya, ekstrak kulit markisa tersebut bisa langsung dipakai dengan mencampurkannya dengan minyak goreng. Pada saat minyak dicampur dengan ekstrak, warna minyak yang kekuningan berubah menjadi lebih oranye, tetapi setelah dipakai warnanya kembali seperti minyak baru. Ekstrak kulit markisa ini bekerja dengan cara memperlambat laju oksidasi minyak, sehingga minyak tidak mudah tengik, kotor atau menjadi hitam.

“Kalau minyak biasa 5 kali penggorengan saja sudah berubah warna menjadi gelap dan kotor. Tetapi minyak yang sudah dicampur dengan ekstrak kulit markisa masih jernih walau sudah dipakai 10 kali untuk menggoreng kentang, tempe, dan tahu,” pungkas Jessica. (EP)

Related Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

Stay Connected

20,745FansSuka
2,379PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

U Give Me Love Jadi Single Perdana ‘Alex dan Bea’ Masuk Industri Musik

YOGYAKARTA (kabarsurabaya.com) - Trend musik mancanegara mempengaruhi perkembangan musik di Tanahair dari dahulunya. Saat ini Korean Pop (K-Pop) tengah dilirik oleh para penikmat musik di...

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...