9.4 C
New York
Jumat, Desember 9, 2022

Buy now

Nestlé DANCOW BATITA Gelar Gerakan Senam Tanggap! di 17 kota di Indonesia

Kerja sama dengan PAUD untuk membantu optimalisasi tumbuh kembang anak melalui nutrisi dan stimulasi yang tepat

Acara bincang-bincang media Gerakan Senam Tanggap! Surabaya. (Kiri-kanan): Ibu Nur Shilla Christianto, Head of Corporate Communication Nestlé Indonesia; Psikolog dan pakar stimulasi pada anak Dra. Mayke S. Tedjasaputra, M.Si; Pakar gizi masyarakat Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS; Ibu Trida Rachel Angelina, Brand Manager Nestlé DANCOW BATITA

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Nestlé DANCOW BATITA hadirkan Gerakan Senam Tanggap! di Surabaya hari ini untuk membantu anak usia prasekolah mencapai tumbuh kembang yang optimal melalui penekanan pada aspek stimulasi, melengkapi aspek nutrisi.

Bekerja sama dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Gerakan Senam Tanggap! yang telah diluncurkan September lalu di Jakarta merupakan kelanjutan dari program Posyandu Tumbuh-Aktif-Tanggap (TAT) bersama PKK. Surabaya merupakan kota ke-14 dari keseluruhan penyelenggaraan Gerakan Senam Tanggap! di 17 kota di Indonesia.

Berdasarkan laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi gizi buruk pada anak usia balita dalam skala nasional mencapai 19,6%, bertubuh pendek (stunting) sebanyak 37,2% dan obesitas 11,9%. Kondisi seperti ini disebut sebagai beban ganda malnutrisi di mana terdapat anak-anak yang masih mengalami malnutrisi, namun di sisi lain terdapat juga anak-anak yang obesitas.

Kondisi-kondisi tersebut dapat menghambat tumbuh kembang si Kecil sehingga tidak optimal dan juga membuat mereka menjadi rentan terhadap penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, penyakit jantung dan lainnya. Di Jawa Timur sendiri, balita dengan gizi buruk mencapai 1,15%, stunting 28,8% dan obesitas 1,58%.

Menurut pakar gizi masyarakat Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS, nutrisi dan stimulasi merupakan dua aspek penting dalam mencapai tumbuh kembang anak yang optimal.

“Nutrisi seperti minyak ikan, zat besi dan zink dapat merangsang ketanggapan anak untuk merespon lingkungan sekitarnya. Sementara nutrisi membantu dari dalam, stimulasi akan mendorong perkembangan kognitif dari luar,” papar Prof. Ali di Surabaya, Sabtu (21/11/2015)

Trida Rachel Angelina, Brand Manager Nestlé DANCOW BATITA, mengatakan Gerakan Senam Tanggap, diharapkan dapat menjadi cara untuk menstimulasi otot motorik kasar si Kecil dalam proses tumbuh kembangnya, sehingga mereka menjadi anak yang tanggap.

“Karena senam ini tidak saja dapat membuat tubuh menjadi lentur, tetapi juga melatih keterampilan motorik, koordinasi penglihatan serta mengasah kemampuan sosialisasi pada anak,” tambahnya.

Rangkaian Gerakan Senam Tanggap! yang merupakan hasil pengembangan Nestlé DANCOW BATITA bersama dengan Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS serta psikolog dan pakar stimulasi pada anak Dra. Mayke S. Tedjasaputra, M.Si ini, dimulai dengan pembekalan pengetahuan mengenai nutrisi dan stimulasi yang tepat kepada para guru di 765 PAUD di Indonesia melalui Kelas Guru PAUD Tanggap!.

Para guru yang telah mengikuti kelas tersebut diharapkan dapat berbagi pengetahuan kepada para orang tua dan murid dengan cara melakukan senam setidaknya seminggu sekali di PAUD.

Senam Tanggap! merupakan kegiatan senam yang dirancang untuk anak usia prasekolah yang bertujuan untuk membantu mencapai tumbuh kembang yang optimal melalui penekanan pada aspek stimulasi, melengkapi aspek nutrisi

“Gerakan pada Senam Tanggap! dibuat sederhana dengan iringan lagu yang ceria serta berdurasi pendek agar mudah diikuti oleh anak usia prasekolah. Anak yang dapat mengikuti gerakan-gerakan senam tersebut menunjukkan bahwa mereka adalah anak yang tanggap,” jelas Dra. Mayke S. Tedjasaputra, M.Si.

Seluruh PAUD yang ikut serta dalam Gerakan Senam Tanggap! akan berlomba dalam kompetisi yang akan digelar di masing-masing kota dan 17 PAUD terbaik akan dipertemukan untuk memperebutkan predikat juara nasional pada bulan Desember nanti. Untuk Surabaya, kompetisi Senam Tanggap! diikuti oleh 40 guru, 200 ibu dan 200 anak dari 40 PAUD.

“Kami menyadari bahwa guru-guru PAUD merupakan garda terdepan dalam memberikan pengetahuan kepada para orang tua perihal tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, kami harap Gerakan Senam Tanggap! dapat membantu meningkatkan kesadaran orang tua akan manfaat nutrisi dan stimulasi dalam mewujudkan anak-anak Indonesia yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan misi Nestlé Indonesia untuk turut mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat,” pungkas Trida. (Ep)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,603PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles