SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Kenalkan Nama-Nama Bahan Bumbu ke Siswa Thailand

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – SMP Muhammadiyah 5 Pucang (SMPM 5) Surabaya, punya metode pelajaran yang cukup kreatif dalam mengajarkan siswanya. Hal ini ditunjukkan dengan mengenalkan nama-nama bahan bumbu asli Indonesia kepada siswa-siswi asal Thailand, yang menjadi tamu sister school mereka.

Siti Lutfiya, salah satu pengajar di SMPM 5 Surabaya, mengajarkan nama-nama bahan bumbu asli Indonesia kepada siswi Thailand

Dikatakan Humas SMPM 5 Surabaya, Syafi’ur Rohman, sudah 3 tahun ini SMPM 5 Surabaya menjalankan program sister school dengan Pluakdaeng Pittayakom School, Rayong, Thailand.

Dan kali ini ada sepuluh siswa dari Thailand yang selama sepuluh hari akan belajar disini,” jelasnya pada kabarsurabaya.com, Senin (14/3/2016).

Syafi’ur juga menjelaskan, selama ini SMPM 5 Surabaya memang mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, dalam mengajarkan siswanya untuk peka terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini. Termasuk masalah seputar terus naiknya harga bahan kebutuhan dapur hingga mencapai 100 persen.

“Karena itu, saat menyambut sister school kami dari Thailand, kami mengenalkan pelajaran bahasa Indonesia tentang nama-nama bahan dapur asal Indonesia. Kan sejak jaman dulu, dunia internasional sudah mengenal nusantara (Indonesia) sebagai pusat penghasil rempah-rempah,” terang Syafi’ur.

Adapun yang termasuk rempah-rempah antara lain bawang putih, bawang merah, merica, ketumbar, cabe dan lain-lain. Dan sejak jaman sebelum penjajahan, rempah-rempah merupakan komoditas yang paling diminati masyarakat dunia sehingga harganya mahal dan fluktuatif mengikuti dinamika pasar.

“Nah, ketika tidak mampu membeli rempah-rempah, nenek moyang kita beralih menggunakan “Empon-Empon”, yaitu sejenis herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bumbu dapur asli Indonesia. Seperti jahe, kunyit, kencur, kunci, laos, polo, seledri, sereh, daun jeruk purut dan daun salam,” tambahnya

SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Kenalkan Nama-Nama Bahan Bumbu ke Siswa Thailand

Hal ini pula yang diperkenalkan siswa SMPM 5 Surabaya kepada tamu sister school dari Thailand.

“Artinya secara tidak langsung siswa telah mengenalkan kepada dunia internasional bahwa ‘empon-empon’ merupakan alternatif bumbu dapur asli Indonesia,” jelas Syafi’ur.

Selain itu, Syafi’ur juga menjelaskan bahwa kedepannya, bukan hanya pertukaran pelajar yang akan dilakukan, melainkan juga pertukaran guru.

“Jadi guru dari ketiga negara yang menjadi sister school kami (Thailand, Philipina dan Korea Selatan, red) akan mengajar disini, sebaliknya guru kita juga akan mengajar disana,” tambahnya.

Bahkan dalam waktu dekat, SMPM 5 Surabaya juga akan menggelar ‘International English Summer Camp’ bersama ketiga sister school tersebut.

“Rencananya MoU terkait program-program ini akan dilakukan bersamaan dengan grand launching gedung baru kita dibulan Mei 2016 ini,” pungkas Syafi’ur. (EP)

Leave a Reply