SMPN 7 Surabaya Perbaiki Citra Dengan Disiplin & Sopan Santun

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – SMP Negeri 7 Surabaya tengah giat-giatnya memperbaiki diri dengan berbagai kegiatan yang berorientasi pada kedisiplinan melalui karakter building. Hal ini dilakukan sejak pergantian kepala sekolah yang baru sekitar 7 bulan yang lalu.

Kepala Sekolah SMPN 7 Surabaya, Yulia Krisnawati, M.Pd. (tengah), bersama Ketua Komite Sekolah, Rachmi, bersiap menggunting benang balon cita-cita, Rabu (16/6/2015).

Seperti dikemukakan Kepala Sekolah SMPN 7 Surabaya, Yulia Krisnawati, M.Pd., kedisiplinan dan sopan santun menjadi fokus utama pembenahan karena selama ini SMPN 7 sangat dikenal dengan muridnya yang cukup bandel.

“Kenakalan anak-anak terkadang sudah menjuru ke hal-hal yang bersifat destruktif seperti tawuran dan bahkan sering terjadi pencurian,” kata Yulia dalam acara wisuda siswa kelas IX, Selasa (16/6/2015).

Tapi setelah dilakukan pembinaan dengan melibatkan seluruh komponen seperti orang tua murid, kepolisian, maupun perangkat desa setempat, sekarang kondisinya semakin membaik.

Masalah kedisiplinan dan sopan santun menurut Yulia yang baru memimpin SMPN 7 selama 7 bulan ini memang harus menjadi hal yang dikedepankan karena dengan kedisiplinan yang tinggi, maka berbagai persoalan kenakalan siswa bisa ditangani.

“Untuk mendisiplinkan anak ini, kami memasang jam cukup besar di depan pagar sekolah. Saya pun sudah berdiri di depan sekolah pada pagi hari supaya timbul budaya malu bila terlambat. Dan ini bukan hanya untuk siswa, tapi juga untuk guru-guru yang mengajar disini,” kata Yulia yang memegang gelar peringkat 2 kepala sekolah terbaik se Surabaya.

Bahkan dengan kerja keras yang dilakukan dalam waktu singkat ini, SMPN 7 telah berhasil menjadi sekolah adiwiyata level kota Surabaya.

“Kami berharap tidak lama lagi bias meningkat menjadi sekolah adiwiyata tingkat Jawa Timur.

Dengan tema “Graduation Party 2015″, acara puncak wisuda murid SMP ini ditandai dengan melepas ratusan balon cita-cita (karena di dalam balon ada tulisan cita-cita seluruh siswa) ke udara sebagai simbol mengejar impian setinggi langit.

“Kami sangat bangga pada anak didik kami yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan menengah dengan baik. Semoga mereka menjadi generasi masa depan yang lebih baik,” tandas Yulia usai acara yang berlangsung meriah.

Dalam kesempatan ini pula, dilakukan pemberian apresiasi kepada siswa-siswi berprestasi pada Ujian Nasional 2015, yakni Samiyah (dengan nilai 381,0), Ulfa Rahma Hidayah (373,0), Aldilla Oktadianti Permata (369,5) serta Firmansyah (369,5). (Edmen Paulus)

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Pingback: Burhan Ismail

Leave a Reply