11.1 C
New York
Sabtu, Oktober 17, 2020

Buy now

UKWMS Gelar Sarasehan Atasi Kemiskinan




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Angka kemiskinan di Indonesia yang masih belum berkurang, memaksa pemerintah untuk terus mencari solusi guna menekan angka kemiskinan. Kenaikan harga BBM, nilai tukar rupiah dan melonjaknya harga bahan pokok hanyalah segelintir persoalan yang melatarbelakangi problema kemiskinan di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015 mencatat penduduk miskin di Indonesia mencapai angka 28,59 juta orang yang diperkirakan bertambah sebanyak 11,22 %.

UKWMS Gelar Sarasehan Atasi Kemiskinan
Selain pemerintah, sebagian lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di Perguruan Tinggi juga mencoba melakukan berbagai hal untuk membantu mengurangi angka kemiskinan ini.

Salah satu yang dilakukan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) dengan menggandeng Sinergi Indonesia sebagai lembaga yang berfokus pada mendorong sinergi multi elemen masyarakat untuk upaya penanggulangan kemiskinan, menggelar Sarasehan Diskusi dengan mengangkat tema ‘Peran Lembaga Pengabdian Masyarakat di
Perguruan Tinggi dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Lokal’.

“Indonesia itu luas, tidak mungkin peran yang strategis diemban oleh lembaga yang kecil. Elemen yang paling strategis semestinya adalah pendidikan tinggi dan sangat strategis bila dijalankan oleh LPPM,” ujar Dewi Hutabarat dari Sinergi Indonesia.

Dalam sesi pertama diskusi, Drs. Bambang Ismawan MS selaku Pendiri dan Ketua Dewan Pengurus Yayasan Aksi Sinergi Untuk Indonesia, menjelaskan bahwa problema rakyat Indonesia pada jaman dahulu yang masih bergelut dengan kemiskinan, sebenarnya merupakan warisan penjajahan saat VOC masuk ke Indonesia. Namun hal ini masih bisa dibenahi dengan melakukan pembangunan gerakan bersama antara lembaga pengembangan masyarakat, lembaga pelayanan sumberdaya dan komunitas basis.

“Maka mari kita laksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, red) yang bersinergi dengan LPPM,” terangnya.

Bambang pun menjelaskan peran-peran yang dapat dilakukan oleh universitas yang terbagi dalam Peran Sinergi Universitas dan Peran Mahasiswa. Peran Sinergi Univesitas yang dapat dilakukan adalah mengembangkan jejaring kolaboratif, menyelenggarakan capacity building (kolaborasi multipihak), mendorong terciptanya peraturan dan kebijakan yang kondusif serta menggalang kerjasama baik dengan lembaga pemerintah maupun dengan lembaga asing yang ada di dalam maupun luar negeri.

Disisi lain, Indah Epriliati, STP., M.Si., Ph.D. selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat UKWMS menjelaskan, bahwa memang sejarah mencatat kemiskinan itu selalu ada, tapi menurutnya kenapa kita tidak memikirkan kesejahteraan ?

“Memang kita tidak bisa lagi menyelesaikan hal ini sendiri mengingat yang ditangani jutaan. Karena itu Perguruan Tinggi (PT) melalui LPPMnya perlu merangkul stakeholder dari lintas sektoral, lintas kelembagaan, lintas tokoh dan individu penggerak perubahan untuk dapat menjadikan program yang disusun menjadi lebih besar,” terangnya.

Melalui sarasehan diskusi ini, kalangan LPPM se Surabaya berusaha memetakan masalah utama yakni kemiskinan dan mencari serta menyusun strategi apa yang PT dapat lakukan untuk turut mengatasi problema ini. (EP)




Related Articles

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,389PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...

Tiap RT Rp 150 Juta, Machfud Arifin- Mujiaman Pastikan Surabaya Dibangun sampai Tingkat Paling Bawah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya nomer urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman bakal membangun Surabaya hingga tingkat Rukun Tetangga...