Unair Kukuhkan 652 Mahasiswa Program Doktor, Magister, Spesialis, dan Profesi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali melakukan pengukuhan 652 mahasiswa baru program Doktor, Magister, Spesialis, dan Profesi semester genap tahun 2015-2016.

Dari 652 mahasiswa baru ini, 202 orang berasal dari Fakultas Kedokteran (FK), 10 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), 152 mahasiswa Fakultas Hukum (FH), 159 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 9 mahasiswa Fakultas Farmasi (FF), 16 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), 23 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), 13 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), 8 mahasiswa Fakultas Psikologi (FPsi), dan 52 mahasiswa Sekolah Pascasarjana.

Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., memberikan selamat pada mahasiswa asing asal Yaman Abdulrahman Taresh Abdulghani, S.E., M.SE. yang mengambil jurusan doktoral pada program studi Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Dalam pidato sambutannya, Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., mengajak mahasiswa untuk menjadikan riset dan penelitian sebagai tulang punggung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di UNAIR. Dan di program magister ini juga, para peserta harus memiliki kecakapan lebih dari yang dipunyai lulusan program sarjana.

“Terutama kecakapan di aspek kreativitas daya cipta sesuai bidang masing-masing, dan di aspek produktivitas temuan-temuan baru, yang berdasarkan sebuah penelitian. Selain tentu saja semua peserta harus mampu melakukan penelitian secara mandiri,” papar Prof Nasih, Kamis, (11/2/2016).

Salah satu gaya Drs. Abdul Wahid Maktub, selaku staf khusus Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) RIketika memberikan Orasi Ilmiah

Menurut Nasih, kampus harus bisa mengambil peran dengan menggenjot jumlah riset yang berfokus menemukan solusi aplikatif bagi persoalan bangsa. Dan karya ilmiah yang disumbangkan dapat memberikan sumbangan orisinil pada bidang ilmu yang digeluti oleh mahasiswa.

Pada pengukuhan mahasiswa baru program Doktor, Magister, Spesialis, dan Profesi UNAIR kali ini memang cukup berbeda, karena menampilkan Drs. Abdul Wahid Maktub, selaku staf khusus Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) RI, yang memberikan orasi ilmiah dengan tema “Revolusi Mental untuk Sumber Daya Manusia Handal di Era Global”.

Dalam orasi sebagai motivasi kepada para mahasiswa baru yang dikukuhkan, Maktub menjelaskan saat ini sedang terjadi persaingan dan pertarungan yang mengharuskan kita untuk bisa menjawab segala tantangan baru yang muncul di berbagai bidang. Ilmu sebagai kunci sukses, sehingga sekolah bukan hanya untuk sekolah, namun untuk kemaslahatan dan keberkahan bersama.

“Perguruan tinggi akan memberi atmosfir positif untuk mengeluarkan potensi mahasiswa,” tegas Maktub.

Sementara itu, dari sekian banyak mahasiswa baru jenjang master dan doktoral yang dikukuhkan ini, ada satu mahasiswa asing asal Yaman yang mengambil jurusan doktoral pada program studi Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yaitu Abdulrahman Taresh Abdulghani, S.E., M.SE.

Mahasiswa baru asal Yaman ini merupakan penerima beasiswa Unggulan dari Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN), Pemerintah RI tahun 2015. Dan selama di UNAIR, Abdul mengerjakan tesis penelitian studi tentang ASEAN+5, dengan konsentrasi tentang perencanaan dan pembangunan di Indonesia. (EP)

Leave a Reply