11 C
New York
Kamis, November 26, 2020

Buy now

BEM Surabaya Gelar Aksi Simpatik di Kantor KPU Surabaya




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM (BadanEksekutifMahasiswa) Surabaya, menggelar aksi simpatik di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Minggu (2/8/2015) siang.

Aksi tersebut disampaikan sebagai wujud kritik atas masih belum adanya pasangan calon lain dari parpol maupun gabungan parpol yang mendaftarkan calonnya dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2015 untuk melawan pasangan petahana, Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana.

Ketua KPU Kota Surabaya Robiyan Arifin menerima masukan dari Aliansi BEM Se- Surabaya
Imran Ibnu Fajri, perwakilan Aliansi, menyatakan bahwa sepinya pendaftaran pasangan calon dalam Pilwali Surabaya 2015, menunjukkan bahwa telah terjadi krisis kepemimpinan di Surabaya.

“Sebagai kota yang menyandang predikat kota Pahlawan, hal ini cukup memprihatinkan,” kata Fajri, panggilan akrab Imran Ibnu Fajri.

Sebagai simbol kritik, barisan para mahasiswa ini pun mendaftarkan dua anggotanya sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya. Tentu saja aksi itu hanya drama belaka karena mereka sendiri sudah paham bahwa mereka belum memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota. Lagipula, pendaftaran pasangan calon untuk jalur perseorangan juga telah ditutup.

Menurut Fajri, pihaknya sadar kalau tidak memenuhi syarat. Maka yang dilakukan ini adalah kritik terhadap partai politik yang dianggap gagal melakukan kaderisasi dan memunculkan figure calon pemimpin.

“Jadi, kalau yang dari parpol itu sudah tidak bisa memunculkan pemimpin, serahkan saja semuanya ke mahasiswa,”tambah aktivis BEM dari InstitutTeknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut.

Walau demikian, lanjut Fajri, mahasiswa belum menentukan sikap apakah mendukung atau menolak pelaksanaan pilwali dengan pasangan calon tunggal. Baginya, untuk menentukan sikap terkait hal tersebut, mereka masih akan melakukan kajian dengan menggali sebanyak-banyaknya aspirasi dari masyarakat.

“Kami belum sampai ke kajian tersebut karena kami juga tidak ingin terjebak dalam politik praktis. Bagi kami, yang kami lakukan sekarang ini adalah pencerahan kepada masyarakat bahwa partai politik di Surabaya telah gagal memunculkan calon pemimpin untuk kota Surabaya,” pungkasnya.

Ketua KPU Surabaya, Robiyan Arifin yang menerima sendiri perwakilan sejumlah mahasiswa, mengapresiasi apa yang sedang mereka suarakan. Bagi Robiyan, aksi simpatik yang dilakukan para mahasiswa adalah representasi intelektual masyarakat Surabaya yang berharap pelaksanaan Pilwali Surabaya 2015 bisa memunculkan pemimpin yang integritas dan berkualitas.

“Kami sampaikan apresiasi atas kepedulian para mahasiswa dalam pelaksanaan Pilwali Surabaya 2015.Apa yang mereka lakukan ini adalah wujud bahwa mereka ini layak menjadi calon pemimpin di masa depan,” kata Robiyan. (Edmen Paulus)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,454PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...