GMKI Surabaya Menilai Masih Banyak PR Buat Pemerintah Jokowi-JK

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Tepat tanggal 20 Oktober 2015 hari ini, adalah tepat satu tahun masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla memimpin Bangsa Ini.

Dalam satu tahun perjalanannya, masih banyak pergumulan-pergumulan yang dialami masyarakat Indonesia saat, seperti maraknya kasus-kasus intoleran, kasus pembakaran hutan  yang menyebabkan asap yang menelan korban jiwa, kasus mafia pelabuhan, mafia tambang, dan penurunan nilai rupiah, maupun yang lain.

Dikatakan Ketua GMKI Cabang Surabaya, Arnold Panjaitan, Program Nawacita terutama di bidang maritim, yang salah satu pokok cita-citanya adalah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, terbilang belum ada tanda-tanda kemajuan dari keadaan sebelumnya.

“Pemerintah masih berputar di urusan pengawasan mafia dwelling time, namun hasil penangan dan solusi-solusi yang dilakukan tidak terlihat, kecuali sebatas agenda pecat memecat,” Ujarnya dalam siaran pers yang diterima kabarsurabaya, Selasa 20 Oktober 2015.

Menurut Arnold seharusnya berbagai solusi dalam mengatasi dwelling time, sudah diimplementasikan dan diberitakan ke publik dan tidak hanya dalam tataran wacana saja. Begitu juga berbagai kasus yang lain, seperti intoleransi yang semakin marak, maupun kasus asap.

“Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah belum optimal dalam melaksanakan tugas-tugasnya untuk menjaga kedaulatan NKRI dan menjamin kesejahteraan hidup masyarakat,” tambah Arnold.

Saat ini menurut Arnold, masyarakat Indonesia sangat berharap pemerintahan Jokowi-JK mampu memberi kehidupan yang lebih baik kepada rakyat Indonesia.

“Tentunya dengan kerja keras pemerintah itu sendiri, agar semua janji-janji Nawacita tidak utopis,” terangnya.

GMKI Surabaya juga berharap, memasuki tahun kedua masa pemerintahan Jokowi-JK ada tindakan-tindakan kongkret yang mampu member kehidupan yang lebih baik terhadap rakyat Indonesia.

“Hari ini di Surabaya, kami berharap agar pemerintahan Jokowi-JK mampu bekerja untuk rakyat dan merealisasikan apa yang kemarin-kemarin sudah dijanjikan dan dicita-citakan” Tandasnya

Tepat satu Tahun Masa Jabatan Jokowi, GMKI Surabaya mengadakan doa dan refleksi untuk kemajuan Bangsa di Jalan Tegalsari 62, agar memasuki tahun kedua Pemerintahan Jokowi-JK mampu bekerja lebih baik lagi, serta apa yang menjadi nawacita itu dapat diwujudkan.

GMKI Surabaya juga mengajak elemen mahasiswa Surabaya dan masyarakat Kota Surabaya untuk ikut merefleksikan dan mengawal terus kebijakan Pemeritah kedepannya

“Kami juga meminta kepada pemerintah dan terutama aparat kepolisian, agar nantinya tidak ada tindakan represif ketika ada masyarakat yang melakukan aksi atau menyampaikan pendapat, sebagai bentuk demokrasi,” pungkasnya. (Ep)

Leave a Reply