Golkar Jatim Tolak Munas Transisi

*Dinilai Tidak Sesuai AD ART

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jatim menolak gagasan tentang Munas Transisi untuk mengatasi konflik Partai Golkar. Munas transisi dinilai tidak sesuai AD ART Partai Golkar.

Penolakan itu bakal disampaikan perwakilan DPD Golkar Jatim saat menyampaikan pandangan umum Rapimnas Golkar pada 23 sampai dengan 25 Januari 2016 di Jakarta.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim Ir H Gesang Budiarso

“Munas transisi tidak sesuai dengan AD ART makanya kita dari DPD Golkar Jatim menolak gagasan itu. Kita juga menyampaikan pandangan umum yaitu Golkar Jatim mendorong agar Golkar mendukung pemerintahan Jokowi karena sesuai dengan ideologi Partai Golkar tentang kekaryaan,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim Ir H Gesang Budiarso, kemarin.

Dalam Rapimnas Golkar tersebut utusan dari Golkar Jatim hadir Ketua Eddy Kuntadi, Sekretaria Gesang Budiarso, Wakil Ketua Bidang Organisaai Freddy Poernomo, Wakil Ketua Bidang Pemuda Ali Saiboo, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sabron Pasaribu dan Wakil Ketua Bidang Perempuan Tyas Iskandar.

Pandangan umum dari Golkar Jatim dalam Rapimnas antara lain mengusulkan agar sistem pemilu legislatif harus mampu mengimplementasikan sila ke 4 Pancasila.

Yaitu adanya azas musyawarah mufakat dalam keterwakilan sehingga usulan pemilu legislatif dengan sistem tertutup. Dan usulan agar perlu adanya penyempurnaan UUD 1945.

“Adanya GBHN perlu bagi arah pembangunan Indonesia. Itu juga sesuai blue print Partai Golkar tentang negara kesejahteraan 2045,” pungkasnya. (KS/RED)

Leave a Reply