20.1 C
New York
Senin, Agustus 15, 2022

Buy now

Gubernur Restui Madura Jadi Provinsi, Asal Sesuai Aturan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo merestui Madura menjadi Provinsi asalkan memenuhi persyaratan yang memang sudah diatur didalam UU 23 tahun 2014 tentang Otoda.

Hal itu dikemukakan Pakde Karwo (panggilan akrab gubernur) saat menerima Panitia Persiapan Provinsi Madura (P3M) yang diketuai H Achmad Zaini di Gedung Negara Grahadi, Minggu (8/11/2015).

Gubernur Jawa Timur H Soekarwo saat menerima Panitia Persiapan Provinsi Madura (P3M) yang diketuai H Achmad Zaini di Gedung Negara Grahadi, Minggu (8/11/2015)

“Syarat terbentuknya Provinsi harus terdiri dari lima kab/kota. Karena Madura masih terdiri dari empat kabupaten yaitu Bangkalan, Sampang, Sumenep, dan Pemekasan, maka salah satu kabupaten harus ada pengembangan daerah (kabupaten dan kota),” terang Pakde, melalui siaran pers Humas Setdaprov.

Pakde Karwo juga menegaskan bahwa keinginan Madura untuk mengembangkan diri menjadi Provinsi, itu merupakan hak masyarakat Madura. Yang penting niatnya untuk kesejahteraan masyarakat dan mempertahankan cirri khas masyarakat Madura yaitu nilai-nilai budaya syiar Islam.

“Saya respek terhadap niat itu dan patut didorong, asal konsepnya meningkatkan kesejahteraan dan menjaga kekhasan budaya masyarakat Madura, yang penting jangan sampai ada konflik politik,” pesannya.

Untuk menjadi provinsi memang ada prasyarat yang tertera dalam UU 23 tahun 2014 tentang Otoda yang harus dilalui. Kalau semua syarat/aturan yang berlaku sudah dipenuhi dan DPRD setuju, konsepnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik,  mempercepat berbagai pembangunan, maka proses bias dilanjutkan.

Pakde Karwo juga wanti-wanti, agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan Madura. Menurutnya P3M pimpinan H Ahmad Zaini, MA dan P4M pimpinan M Sale Farhat harus berbuat untuk menjadi satu, dan harus fokus menjadi tekad bersama dan diselesaikan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kekhasan Madura.

“Jangan ini kemudain dijadikan kegiatan politisasi,” tambah Pakde Karwo.

Menurut Pakde, ada beberapa hal yang harus dikaji secara akademis dan ditata kembali, termasuk infrastruktur jalan, rencana tata kota, persetujuan DPRD, maupun Bupati. Dan semua itu harus dijalankan dengan niat baik.

“Makanya harus menjaga silaturahmi jangan sampai ada perpecahan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Persiapan Provinsi Madura (P3M) H Achmad Zaini mengatakan, Pakde Karwo merupakan Gubernur Jatim yang pertama kali memberikan restu Madura berkembang menjadi Provinsi.

“Pak Gubernur sudah memberikan arahan, dan kami akan patuh pada aturan dan mekanisme yang ada. Saya atas nama P3M mengucapkan terima kasih kepada Gubernur yang mendukung Madura menjadi Provinsi. Hal ini akan kami sampaikan kepada seluruh masyarakat khususnya di Madura,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pula, P3M menyampaikan tiga hal sebagai aspirasinya, yaitu membentuk Provinsi Madura, membentuk Bank Syariah Madura dan meminta Trunojoyo diakui sebagai pahlawan nasional. (Ep)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,437PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles