13.3 C
New York
Selasa, Oktober 27, 2020

Buy now

Honor PPK Tersendat Karena SK Sekretariat Belum Tuntas




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sejak dilantik pada 18 Mei 2015 silam, para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Pemilihan Walikota dan wakil Walikota Surabaya 2015 belum menerima honor.

Ketua KPU Kota Surabaya Robiyan Arifin
Hal ini disebabkan oleh belum keluarnya SK (Surat Keputusan) pengangkatan Sekretariat PPK oleh Pemkot Surabaya.
Menurut Ketua KPU Kota Surabaya Robiyan Arifin, belakangan ini pihaknya sering mendapat lontaran pertanyaan dari PPK mengenai kapan turunnya honor yang dimaksud.

Dia pun menjelaskan, pembayaran honor KPU baru bisa dilakukan apabila seluruh sekretariat PPK sudah terbentuk. Masalahnya, dari 31 kecamatan yang ada di Surabaya, masih ada satu kecamatan yang belum memiliki sekretariat PPK.

“Masih ada satu kecamatan yang belum menyerahkan nama PNS-nya untuk mengisi posisi sekretaris dan bendahara. Sebenarnya di kecamatan itu sudah sempat ditunjuk satu nama, tetapi yang bersangkutan mendadak sakit dan belum diperoleh penggantinya sampai sekarang,” kata Robi, panggilan akrab Robiyan Arifin, Kamis (25/6/2015).

Seperti diketahui, dalam hal pengangkatan sekretariat PPK, setiap camat harus menunjuk dua PNS kecamatan untuk menjadi Sekretaris dan Bendahara PPK.

Kondisi tersebut, tentu saja selanjutnya berimplikasi terhadap tidak kunjung turunnya SK Pengangkatan dari Pemkot Surabaya. Padahal SK tersebut tidak dibuat per-kecamatan, melainkan satu SK melampirkan seluruh nama PNS Kecamatan yang ditunjuk masuk dalam kesekretariatan PPK.

“Kalau ada satu kecamatan yang belum menetapkan PNS yang ditunjuk untuk masuk dalam kesekretariatan PPK, maka imbasnya ke semua kesekretariatan PPK lainnya,” lanjutnya.

Dalam kaitannya dengan honor PPK yang belum bisa cair sampai saat ini, dijelaskan Robi bahwa SK Pengangkatan dari Pemkot ini menjadi penting karena akan menjadi pijakan hukum bagi sekretariat PPK (sekretaris dan bendahara) untuk membuka rekening di Bank Jatim.

Padahal rekening inilah yang nantinya dipakai untuk mentransfer biaya operasional PPK dan PPS, termasuk di antaranya honor.

“Maka dari itu kami berharap agar secepatnya urusan SK ini dituntaskan sehingga PPK bisa bekerja dengan nyaman. Sebab bagaimanapun untuk menjalankan seluruh kegiatannya, PPK membutuhkan biaya operasional,” pungkas Robi.

Sementara itu Tri Roso, salah satu anggota PPK dari kecamatan Tambaksari juga berharap yang sama. Dia berharap agar persoalan SK yang tidak kunjung turun ini bisa segera diselesaikan.

Apalagi molornya proses tersebut sampai menyebabkan tersendatnya pencairan biaya operasional dan honor.

“Sudah pasti kalau sebagai PPK kami berharap agar SK ini segera keluar dan biaya operasional serta honor bisa segera cair. Sejauh ini untuk kegiatan-kegiatan rapat yang kami lakukan dan lain sebagainya, masih pakai uang patungan dari kantong kami masing-masing,” tutur Tri Roso di sela-sela hari pertama pelaksanaan Bimbingan Teknis Pemutakhiran Data Pemilih (Mutarlih) yang berlangsung di kantor KPU Kota Surabaya, Rabu (24/6/2015).

Pihaknya menegaskan akan berusaha agar masalah belum cairnya honor dan biaya operasional ini tidak sampai mempengaruhi kinerja.

“Sebisa mungkin kami harus bisa menyiasati masalah biaya operasional sehingga agenda tidak terganggu,” pungkasnya. (Edmen Paulus.




Related Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,402PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...