21.1 C
New York
Jumat, Juli 30, 2021

Buy now

Insan Pers Harap KPU Tetap Solid




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya kembali menggelar sosialisasi terkait perpanjangan pendafaran pemilukada Surabaya di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Jumat (31/7/2015).

Menurut Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan Informasi, Nur Syamsi, sosialisasi kali ini ditujukan untuk perwakilan media massa karena media mempunyai peran penting dalam menginformasikan segala perkembangan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya kepada publik.

Sosialisasi KPU Surabaya di kantor PWI Jawa Timur, Jumat (31/7/2015)
“Media massa sebagai salah satu pilar demokrasi, juga berperan penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait perkembangan penyelenggaaan Pilwali 2015 kali ini,” kata Nur Syamsi.

Di hadapan insan pers ini, Nur Syamsi menyatakan bahwa pendaftaran pasangan calon telah berakhir pada 28 Juli 2015 lalu. Namun karena hanya ada satu pasangan calon yang mendaftar, maka masa pendaftaran telah diperpanjang dan akan dimulai lagi pada 1 hingga 3 Agustus 2015.

“Ada atau tidak, pada tanggal tersebut kami akan stand by untuk melayani pasangan calon yang akan mendaftar. Tetapi kami berharap para pelaku media dapat membantu menginformasikan kepada masyarakat mengenai perpanjangan pendaftaran calon walikota dan wakil walikota ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jatim Achmad Munir mengungkapkan, minimnya pasangan calon pendaftar dalam Pilwali Surabaya benar-benar di luar dugaan. Sebab, dari 10 parpol di Surabaya yang memiliki kursi di DPRD, hanya satu parpol saja yang mengusung calonnya.

“Sebenarnya ini cukup ironis. Maka harapan kami, sebagai masyarakat pers, media turut mendorong agar ada solusi terhadap permasalahan ini,” kata Munir.

Munir juga berharap agar KPU Surabaya makin solid dan tidak kehilangan gairah agar persoalannya tidak semakin kompleks, di tengah situasi politik yang belum menentu ini.

“Lagipula kalaupun hanya ada satu pasangan calon yang mendaftar, kesalahan bukan ada pada KPU. KPU sudah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dan partai politik dengan maksimal,” lanjutnya.

Sekber Relawan

Sementara itu, Jumat (31/7/2015) kemarin, kantor KPU Kota Surabaya di Jl Adityawarman 87 didatangi sejumlah orang yang tergabung dalam Sekber Relawan Surabaya Bersatu, yang mengatasnamakan berbagai kalangan dan kelompok masyarakat kota Surabaya.

Kedatangan Sekber Relawan Surabaya Bersatu tersebut adalah untuk menyatakan harapannya agar KPU Kota Surabaya memberi kesempatan kembali untuk majunya calon perseorangan dalam Pilwali Surabaya 2015. Mereka berharap, aspirasinya tersebut bisa disampaikan ke KPU RI.

“Surabaya adalah tempatnya tokoh-tokoh terlahir. Para pemimpin dan pejuang, di Surabaya lah tempatnya. Rasanya tidak adil dan tidak sempurna jika Pilwali 2015 di Surabaya hanya diikuti oleh satu orang pasangan saja,” kata Bunga, salah satu perwakilan Sekber Relawan Surabaya Bersatu.

“Kami akan melakukan gelombang aspirasi melalui unjuk rasa maupun aksi di berbagai titik di kota Surabaya jika tuntutan kami tidak dipenuhi. Aksi ini akan kami lakukan sampai KPU Kota Surabaya mau memahami aspirasi masyarakat kota Surabaya, “ lanjut Bunga.

Sementara Sungkono, juga dari perwakilan Sekber Relawan Surabaya Bersatu mengatakan, sejak era Soekarno sampai dengan Era Susilo Bambang Yudhoyono Surabaya tidak pernah krisis kepemimpinan hingga sekarang ini.

“Kami Sekber Relawan Surabaya Bersatu tidak mau ada calon tunggal dalam Pilwali Surabaya 2015. Maka dari itu kami menginginkan solusi untuk memperpanjang masa pencalonan. Jika sampai tetap terdapat calon tunggal kami akan berontak,“ tegas pemuda yang akrab disapa Pokemon ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Kota Surabaya Robiyan Arifin, SH, MH menyampaikan bahwa untuk saat ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, KPU Kota Surabaya tidak mungkin membuka kembali calon perseorangan. Sebab, sejak tanggal 11 hingga 15 Juni 2015 tidak ada calon perseorangan yang menyerahkan berkas dukungan untuk diverifikasi.

“Tetapi ini merupakan tambahan support bagi kami selaku pihak penyelenggara untuk lebih mewujudkan Pilwali Surabaya 2015 yang berintegritas. Usulan ini kita tampung dan catat selanjutnya kita akan usulkan kepada Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia,” lanjutnya. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,995FansSuka
2,878PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles