21.1 C
New York
Jumat, Juli 30, 2021

Buy now

Koalisi Majapahit Lakukan Seleksi Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota hari ini




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Uji kelayakan para bakal calon walikota dan wakil walikota Surabaya hari ini di Gedung DPC Golkar Surabaya, Jumat (24/7/2015), dilakukan oleh partai koalisi yang dikenal dengan nama Koalisi Majapahit. Seleksi yang dilakukan oleh para ahli dan professional ini, nantinya akan memberikan poin pada masing-masing bakal calon dan akan diserahkan pada DPP partai koalisi di Jakarta.

Deklarasi Koalisi Partai Politik untuk pemilukada Surabaya yang dikenal dengan Koalisi Majapahit
Menurut ketua pokja Koalisi Majapahit A.H. Toni, dengan proses uji kelayakan ini maka nantinya hasil yang akan di sodorkan ke DPP sudah memiliki legitimasi dan kualitas yang terukur dan mengkerucut.

”Jadi sekalipun penetapan bakal calon adalah ranah DPP, tetapi dengan adanya seleksi yang dilakukan team independen dan professional, maka DPP akan lebih mudah dalam memilih para bakal calon walikota dan wakil walikota yang akan maju dalam pemilukada desember mendatang,” terangnya.

Selanjutnya proses seleksi akan diambil 3 pasang yang disepakati, meski pemasangannya belum di bahas saat seleksi, dan baru akan dibahas setelah hasil di umumkan. Sedang untuk penilaian yang dilakukan team ahli, meliputi 5 bidang yaitu hukum, ekonomi, sosial, budaya, dan publik.

Adapun team ahli yang melakukan uji kelayakan pada para bakal calon walikota dan wakil walikota ini adalah Prof. Zainudin Maliki, DR Abdul Kholik (management publik), DR Coliis Hamzah (ekonom dari konsulat Amerika), DR Martono (hokum tata Negara Ubaya), dan Gitadi Tegas.

Dalam proses seleksi ini, untuk mengantisipasi resiko, semua bakal calon harus menandatangani pernyataan, seperti resiko administrasi; para bakal calon harus siap memenuhi semua syarat yang ditentukan KPU. Resiko Hukum; dimana kalau ada keputusan apapun itu tidak muncul gugatan. Untuk korupsi, masuk pakta integritas.

Sementara untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perpecahan, maka para ketua partai politik dalam koalisi, melakukan penandatanganan kesepakatan. (Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,995FansSuka
2,878PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles